Dulohupa.id – Pemerintah Kota Gorontalo punya visi untuk mewujudkan kota religius yakni salah satu programnya dengan mencetak Hafid dan Hafidzah atau penghafal Al Quran setiap tahunnya.
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha bertekad setiap tahunnya itu menargetkan 2000 orang penghafal Quran dari kalangan siswa di sekolah maupun tempat pengajian.
“Tentunya melalui pembinaan dan memanfaatkan TPA sebagai tempat belajar. Kita wujudkan mereka bisa menghafal Alquran sampai 30 Juz,” ucap Marten usai meninjau pelaksanaan seleksi Hafidz dan Hafidzah d gedung Bandayo Lo Yiladia, Rabu (02/11/2022).
Marten mengatakan, seleksi Hafidz dan Hafidzah bukan nanti dipersiapkan dalam perlombaan MTQ ataupun STQ, namun sudah merupakan program pemerintah Kota Gorontalo.
“Pada dua tahun terakhir, kami telah melaksanakan wisuda kepada para penghafal Alquran. Tentunya harapan kami akan terus bertambah,” imbuhnya.
Dalam seleksi itu, Marten juga mengaku bangga melihat anak berusia 5 tahun sudah menghafal 2 juz.
“Ada juga siswa sekitar 15 tahun sudah menghafal 12 juz. Ini luar biasa bisa mencetak generasi berjiawa Qurani sejak dini,” tuturnya.
Diketahui, 1.058 orang sudah terdaftar dalam seleksi penghafal Quran yang diikuti siswa SMP sederajat, hingga TPA di Kota Gorontalo. Nantinya dalam seleksi tersebut panitia akan memilih 50 terbaik dan tentunya akan mendapatkan bonus mapun penghargaan.
Adv











