Dulohupa.id – Banjir yang disebabkan luapan Sungai Bulango akibat tingginya curah hujan itu merendam 4 desa yangada di Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango pada Rabu malam (4/11/21).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bone Bolango Gagarin Hunawa menyebutkan bahwa banjir diakibatkan oleh intensitas curah hujan yang cukup tinggi di wilayah hulu sungai tepatnya di Kecamatan Bulango Ulu yang berlangsung sejak sore, sehingga berdampak pada meluapnya sungai dan merendam sejumlah desa di dua kecamatan.
NONTON VIDEO DETIK-DETIK BANJIR DI BULANGO UTARA:
“Sesuai data yang kami dapat, banjir diakibatkan oleh curah hujan tinggi di daerah hulu Sungai Bulango sehingga mengakibatkan sungai meluap dan merendam sejumlah desa di dua kecamatan yaitu Kecamatan Bulango Utara dan Kecamatan Bulango Ulu” ungkap Gagarin kepada Dulohupa.id
Sejumlah desa yang terdampak di Kecamatan Bulango Utara yaitu Desa Tupa, Desa Kopi, Desa Tuloa dan Desa Lomaya. Sementara di Kecamatan Bulango Ulu dilaporkan ada beberapa desa yang ikut terkena dampak namun belum diketahui data-datanya.
Sementara itu, Kepala Desa Kopi Kimin Daud menceritakan kronologis singkat terjadinya bencana banjir luapan sungai bulango khususnya di daerahnya.
“Awalnya kami memang mendapat informasi dari Bhabinkamtibmas bahwa di daerah hulu sungai sudah terjadi banjir, dan alhamdulillah saat saya mengecek di ba’da magrib itu memang belum ada tanda-tanda banjir di daerah kami. Namun setelah isya secara tiba-tiba air naik dan masyarakat tidak sempat mengevakuasi barang-barang mereka” ungkap Kimin kepada Dulohupa.id.
Dari data sementara pihak BPBD Kabupaten Bone Bolango, ada sekitar 353 keluarga dengan 1.040 jiwa yang terdampak bencana banjir. Petugas BPBD bersama TNI dan Polri ikut membantu warga melakukan evakuasi barang berharga milik warga.
Warga yang terdampak banjir kini telah mengamankan diri di rumah-rumah keluarga terdekat. BPBD Bone Bolango dan Dinas Sosial Bone Bolango telah menyediakan logistik kepada para warga.











