Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINE

Sopir Angkot di Gorontalo Naikkan Tarif tanpa Aturan Pemerintah

790
×

Sopir Angkot di Gorontalo Naikkan Tarif tanpa Aturan Pemerintah

Sebarkan artikel ini
Kenaikan Tarif Angkot
Suasana mobil angkutan umum antar Kabupaten/Kota di Terminal Telaga, Kabupaten Gorontalo. (Foto: Enda/Dulohupa)

Dulohupa.idSopir angkutan umum antar Kabupaten/Kota (Angkot) di Provinsi Gorontalo menaikan tarif penumpang secara sepihak tanpa aturan resmi dari pemerintah.

Kenaikan tarif dilakukan sopir angkot pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang dkeluarkan pemerintah.

Naiknya tarif angkutan umum seperti dilakukan para sopir Angkot di terminal Telaga, Kabupaten Gorontalo.

Salah satu sopir Angkot, Ramadhan Mokodompit mengatakan, mereka terpaksa menaikan tarif karena sampai saat ini pemerintah belum mengeluarkan kenaikan tarif resmi untuk angkutan umum.

“Padahal harga BBM sudah naik, kenapa tarif untuk angkutan belum juga dinaikan oleh pemerintah,” ucap Ramadhan saat diwawancarai awak media, Kamis (08/9/2022).

Menurutnya, kenaikan tarif atas inisiatif dan kesepakatan bersama para sopir, yakni rata-rata naik lima ribu rupiah per orang sekali perjalanan.

“Seperti kami mengantar penumpang dari Telaga ke Marisa yang biasanya hanya 65 ribu rupiah, sekarang kita naikan 70 ribu rupiah. Kalau tidak dinaikan sangat berpengaruh dengan pendapatan kita yang sekarang harga BBM naik,” ungkap Ramadhan.

VIDEO SOPIR ANGKOT NAIKAN TARIF TANPA ATURAN PEMERINTAH:

Kenaikan tarif angkot itu dikeluhkan tidak sedikit dikeluhkan para penumpang. Kenaikan lima ribu rupiah dirasa memberatkan bagi penumpang yang setiap hari menggunakan jasa angkutan umum.

“Kalau secara pribadi merasa memberatkan, apalagi yang sering kesana kemari dari Gorontalo ke Marisa dan sebaliknya karena banyak ongkosnya. Saya berharap tarif dan harga BBM ini bisa diturunkan lagi, karena berdampak bagi kami,” tutur Asmaul, salah satu penumpang angkutan umum di Terminal telaga.