Scroll Untuk Lanjut Membaca
GORONTALOPEMKOT GORONTALO

Sinergi BTN dan Pemkot Gorontalo, Dorong Digitalisasi Parkir Kendaraan Bermotor

×

Sinergi BTN dan Pemkot Gorontalo, Dorong Digitalisasi Parkir Kendaraan Bermotor

Sebarkan artikel ini
BTN Gorontalo
Branch Manager BTN Kantor Cabang Gorontalo, Irwan Hasbullah saat memebrikan sambutan dalam kegiatan Sosialisasi Program Digitalisasi Parkir dalam rangka Championship Si Joni yang berlangsung di Kantor Dinas Perhubungan Kota Gorontalo.

Gorontalo – Bank Tabungan Negara (BTN) terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo dalam mendukung digitalisasi layanan parkir kendaraan bermotor. Pada Kamis–Jumat (8–9 Oktober 2026), BTN turut berpartisipasi dalam kegiatan Sosialisasi Program Digitalisasi Parkir dalam rangka Championship Si Joni yang berlangsung di Kantor Dinas Perhubungan Kota Gorontalo.

“Sinergi BTN dengan Pemerintah Kota Gorontalo terus kami optimalkan. Dalam kegiatan ini, kami telah membuat kode batang QRIS untuk parkir di tiga kawasan di Kota Gorontalo,” ungkap Branch Manager BTN Kantor Cabang Gorontalo, Irwan Hasbullah.

Irwan menjelaskan bahwa tiga kawasan parkir tersebut meliputi kawasan perdagangan, pasar, dan sejumlah kawasan lainnya. BTN juga telah menyelesaikan pembuatan hampir 98 kode batang QRIS untuk para juru parkir (jukir) di kawasan tersebut.

“Sebanyak 98 kode batang QRIS tersebut disesuaikan dengan titik lokasi parkir yang tersebar di 27 ruas jalan pada tiga kawasan. Kode batang QRIS tersebut telah kami rampungkan untuk selanjutnya dibagikan kepada para juru parkir,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa BTN juga menggelar perlombaan khusus bagi para juru parkir sebagai upaya mendorong optimalisasi layanan digitalisasi parkir kendaraan bermotor.

“Selain untuk mengoptimalkan program digitalisasi parkir, kami juga ingin memberikan apresiasi atas kerja keras para juru parkir melalui perlombaan,” imbuhnya.

Sementara, kepala Dinas Perhubungan Kota Gorontalo, Hermanto Saleh, mengatakan digitalisasi parkir menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pembayaran yang lebih transparan, aman dan efisien.

“QRIS bukan lagi sekadar tren, melainkan sebuah kebutuhan untuk menciptakan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan efisien,” kata dia.

Hermanto juga menegaskan bahwa, penerapan teknologi digital tersebut ditujukan untuk membantu para juru parkir dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Teknologi ini hadir bukan untuk menyulitkan, melainkan untuk membantu dan meningkatkan kelas bapak-ibu sekalian,” tandasnya.

Melalui program ini, digitalisasi parkir diharapkan mendukung terciptanya parkir yang lebih tertib, transaksi yang lebih transparan, serta optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kota Gorontalo.