Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEKOTA GORONTALOPERISTIWA

Sidang Kasus Narkoba, Kuasa Hukum Risman Taha Sebut Saksi Tak Kapabel

182
×

Sidang Kasus Narkoba, Kuasa Hukum Risman Taha Sebut Saksi Tak Kapabel

Sebarkan artikel ini
Sidang Risman Taha
Mantan Ketua DPRD Kota Gorontalo, Risman Taha di ruang tahanan Pengadilan Gorontalo usai sidang penyampaian pledoi dari pihak kuasa hukum terdakwa. Foto: Kris/Dulohupa

Dulohupa.id – Aroman Bobihu selaku kuasa hukum terdakwa kasus narkoba Risman Taha menilai bahwa saksi yang dihadirkan dalam persidangan tidak kapabel hingga tidak mengetahui jalannya kasus tersebut.

Tahap persidangan terhadap kasus narkoba yang menjerat Risman Taha terus berlanjut di Pengadilan Negeri Gorontalo. Kuasa hukum terdakwa, Aroman Bobihu mengatakan bahwa kliennya di dakwa dengan pasal 112 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Namun usai melaksanakan sidang pembacaan Pledoi, Aroman Bobihu menegaskan bahwa saksi-saksi yang dihadirkan dalam persidangan tidak mempunyai kapabel sama sekali dan tidak mengetahui tentang bagaimana proses hingga Risman Taha dijadikan terdakwa.

“Kami menyandarkan pada bukti-bukti persidangan, bahwa terbukti di fakta persidangan saksi yang mereka hadirkan tidak kapabel atau tidak cakap. Bahkan tidak mengetahui proses bagaimana klien kami sampai ditetapkan sebagai terdakwa,” Ujar Aroman Bobihu, Senin (06/11/2023).

Tak hanya itu, kuasa hukum juga menilai bahwa penerapan pasal yang dijadikan dasar untuk penuntutan tidak terbukti.

“Bagaimana dia disebut sebagai bandar menguasai, sementara barang tersebut tidak pernah sampai pada beliau. Sehingga hal itu tidak bisa dijadikan dasar tuntutan,” Jelas Aroman.

Setelah menyampaikan pledoi, kuasa hukum kini tengah menunggu jawaban dari jaksa penuntut umum atas pledoi yang disampaikan oleh kuasa hukum.

Sebelumnya, mantan ketua DPRD Kota Gorontalo, Risman Taha ditangkap Ditresnarkoba Polda Gorontalo di jalan Jeruk, Kelurahan Huangobotu, Kecmaatan Dungingi, Kota Gorontalo pada Minggu (21/5/2023) sekitar pukul 17.00 Wita.

Penangkapan Risman Taha merupakan pengembangan dari kedua tersangka lainnya berinisial IM dan SM yang sebelumnya ditangkap polisi di lokasi berbeda di Kota Gorontalo.

Dari kasus ini, Ditresnarkoba mengamankan 3 saset narkoba diduga jenis sabu yang dikirim dari Sulawesi Tengah.

Sementara Risman Taha saat itu mengaku hanya sebagai korban dalam dugaan kasus penyalahgunaan narkoba.

“Saya ini korban pak, saya ini korban. Saya hanya dijebak,” ujar Risman sambil menangis di ruangan konferensi pers Humas Polda Gorontalo, pada Selasa (23/5/2023) lalu.

Reporter: Kris