Scroll Untuk Lanjut Membaca
AdvertorialGORONTALO UTARAPEMKAB GORUT

Setelah Listrik, Masyarakat Dudepo Minta Pembangunan Jalan Lingkar

×

Setelah Listrik, Masyarakat Dudepo Minta Pembangunan Jalan Lingkar

Sebarkan artikel ini
Jalan Lingkar
Bupati Gorut Thariq Modanggu saat melakukan kunjungan di Dusun Botongo Desa Dudepo Anggrek, Kamis (4/5/2023). Foto/Diskominfo

Dulohupa.id – Setelah mengeluhkan dan mempertanyakan perkembangan pembangunan jaringan listrik, masyarakat Desa pulau Dudepo Kecamatan Anggrek kembali memanfaatkan kesempatan kunjungan Bupati Gorontalo Utara (Gorut) Thariq Modanggu saat berada di Dusun Botongo Desa Dudepo, Kamis (4/5/2023).

Dalam kunjungan tersebut, masyarakat mengeluhkan bahkan meminta kepada Bupati untuk pembangunan jalan lingkar yang bisa menghubungkan semua Dusun yang ada di Desa Dudepo tersebut.

Pasalnya menurut Rustam Biya yang juga sebagai Kepala Desa yang mewakili masyarakatnya menyuarakan, permintaan jalan lingkar itu sangat dibutuhkan masyarakat, sebab dari Dusun ke Dusun hingga ke pusat Pemerintahan Desa Dudepo jarak yang harus ditempuh oleh masyarakat setempat cukup jauh.

“Sehingganya apa yang kami suarakan soal jalan lingkar tersebut bisa diterima dan direalisasi oleh Pemerintah Daerah, apalagi Pak Bupati sudah melihat langsung kondisi jarak dan medan yang dilalui masyarakat, termasuk menuju ke pusat Pemerintahan Desa,” ungkap Kepala Desa Rustam Biya.

Lebih jelas, tambah Rustam, bahwa jalan lingkar yang dimaksud memiliki Panjang 35 kilometer hingga menghubungkan semua Dusun. Hal ini sudah beberapa kali bahakn menurutnya setiap tahun pada pelaksanaan Musyawarah perencanaan pembangunan Desa (Musrembangdes) selalu diusulkan dan menjadi usulan prioritas.

“InsyaAllah Pak Bupati diberikan umur panjang dan bisa melanjutkan pembangunan di Gorontalo Utara termasuk di Desa Dudepo ini,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Thariq Modanggu, mengatakan untuk pembangunan listrik itu memang sudah terjadi beberapa kali perubahan rancangan, Mengingat pembangunan jaringan listrik itu berada di pulau dan jaraknya yang juga tidak dekat.

“Awalnya akan dibangun tower tapi kemudian ternyata kalau melalui udara ini kira-kira bebannya dan kabel bisa melandai, Terakhir rancangan itu melalui bawah laut,” terang Bupati.

Bupati juga menuturkan, soal jaringan listrik tersebut sudah pada tahapan tender, dan selanjutnya proses sesuai mekanisme pembangunan semnetara dipersiapkan.

“Alhamdulillah itu sudah dapat dan sekarang sudah pada proses tender tahap dua, Jadi proses tender ini berjalan,” tambahnya.

Terkait dengan pembangunan jalan menurut Bupati Thariq, yang paling utama dilakukan adalah perencanaannya.

“Yang pasti aspirasi ini kami terima dan nanti akan kami bahas bersama dengan pimpinan OPD terkait, dan selanjutnya akan dilakukan tahapan perencanaan yang nanti saya akan dibahas secara khusus dengan Bapeda Gorut,” pungkasnya.

Adv/An