Dulohupa.id- Kelanjutan rehabilitasi pasar sentral akhirnya menemukan titik terang. Hal ini sesuai dengan audiensi antara Balai Prasarana Pemukiman (BPP) wilayah Gorontalo dan Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, Jumat (28/05).
Kepala Balai Prasarana Permukiman (BPP), Nurdiana Habibie menjelaskan rehabilitasi pasar sentral saat ini terhenti di progres 17%. Untuk keperluan lanjutan rehabilitasi, mereka telah selesai mengaudit ulang konstruksi bangunan.
“Kami mengaudit ulang konstruksi bangunan karena rehabilitasi pasar sentral akan dimulai dari nol, dan Inshaallah tanpa halangan pembangunan akan dilanjutkan pada bulan Agustus tahun 2021 ini sampai dengan tahun 2022,” kata Nurdiana.
Ia menambahkan, tidak ada perubahan konstruksi dalam kelanjutan pembangunan Pasar Sentral. Masih mengacu pada rencana konstruksi yang lama, hanya ada beberapa penambahan seperti area parkir dan konsep green building.
Lebih lanjut ia mengatakan,, proses pelelangan kontrak untuk rehabilitasi Pasar Sentral ditangani langsung oleh Pokja Khusus Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melalui Menteri Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR )dengan anggaran tahun ini sebesar 18 Miliar.
“Semua proyek yang bermasalah akan dipokjakan khusus di pusat, tetapi pelaksanaan tetap kembali ke kami di BPP. Jadi, saya mohon dukungan dari semua pihak, dari masyarakat, pedagang dan pemerintah untuk mendukung,” pungkasnya.
Reporter: Yunita Humola











