Scroll Untuk Lanjut Membaca
HIBURAN

Selama Ramadhan, Pengunjung Warung Kopi Ini Bisa Bayar Seikhlasnya

×

Selama Ramadhan, Pengunjung Warung Kopi Ini Bisa Bayar Seikhlasnya

Sebarkan artikel ini
Warkop Amal/FOTO: Melki Gani

Dulohupa.id-Banyak cara dilakukan untuk terus berbuat baik di bulan Ramadhan. Seperti yang dilakukan oleh pemilik Warung Kopi (warkop) Amal di Kota Gorontalo. Warkop yang terletak di Jalan Budi Utomo, Kota Gorontalo ini, menawarkan prinsip “bayar seikhlasnya” untuk setiap menu yang dipesan oleh pengunjung. 

Setiap pengunjung yang ingin membayar jajanannya, dipersilahkan untuk mengisi uang pembayarannya di sebuah dus yang diletakan di meja kasir. Dalam dus tersebut, pengunjung bebas untuk memasukan uang berapapun. Jika merasa uang yang dimasukan terlalu besar, pengunjung dipersilahkan untuk mengambil kembaliannya. 

Kepada dulohupa.id, pemilik warkop tersebut mengungkapkan, bahwa mamang, “di bulan suci Ramadhan ini, kita menerapkan bagi pelanggan yang datang itu membayar dengan seikhlasnya. Hal ini merupakan salah satu hikmah dari bulan suci Ramadhan, di mana kami mencoba menyerahkan dan menyucikan diri kita sehingga insya Allah, kita akan mendapatkan pahala bersama,” ungkap Ramli Anwar, Senin (19/4).

Ramli pun merasa tak rugi dengan skema pembayaran tersebut. Menurutnya, konsep itu sudah dilakukan sebelumnya, dan sejauh ini memang, warkop tersebut tetap bisa beroperasi. Apalagi, “Dari awal dibangunya warkop ini, jauh dari yang namanya profit (keuntungan). Kami yakin bahwa rezeki itu sudah diatur oleh Allah, sehingga apa yang allah berikan itulah rizki yang sudah kita dapatkan,” jelas Ramli.

Apalagi, keuntungan yang diterima oleh Warkop Amal Ini seratus persen disumbangkan di panti asuhan dan pondok pesantren yang ada di Gorontalo.

Iwan Dije, salah satu pengunjung mengatakan, konsep yang dilakukan oleh pemilik warung kopi ini, sangat menarik. Katanya, konsep tersebut bisa membantu para pengunjung yang ingin menikmati kopi dengan harga murah, dan juga bisa memberikan kesempatan kepada pengunjung lainnya, untuk beramal dengan melebihkan uang pembayaran.

“Menurut saya konsep ini sangat baik, karena selain bisa minum kopi kita juga bisa beramal. Bisa membantu pengunjung yang ingin menikmati kopi dengan harga terjangkau, dan juga dapat memberikan kesempatan kepada pengunjung lainnya untuk beramal dengan membayar lebih,” jelas Iwan Dije

Selama bulan Ramadhan, Warkop Amal hanya buka setelah salat tarawih hingga pukul 23.00 WITA malam. Para pengunjung pun diwajibkan mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak.

Reporter: Mega