Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEKOTA GORONTALOKRIMINALPERISTIWA

Sejumlah Kantor Dinas di Gorontalo jadi Sasaran Curanmor, 2 Pelaku Diantaranya Kakek

263
×

Sejumlah Kantor Dinas di Gorontalo jadi Sasaran Curanmor, 2 Pelaku Diantaranya Kakek

Sebarkan artikel ini
Gorontalo Pencurian
Dua tersangka pencurian sepeda motor saat digiring Satreskrim Polresta Gorontalo Kota. Petugas juga mengamankan 11 sepeda motor hasil curian. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Satuan Reserse Kriminal Polresta Gorontalo Kota berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang tersebar di 11 lokasi berbeda di Gorontalo.

Dari 11 lokasi, sejumlah kantor dinas di Gorontalo menjadi sasaran pencuri sepeda motor. Lokasi tersebut diantaranya di halaman parkir kantor dinas kesehatan Provinsi Gorontalo, halaman parkir kantor Baznas, halaman parkir kantor inspektorat Kabupaten Gorontalo, depan rumah dinas BPK Gorontalo, halaman parkir Puskesmas Limba B, Kantin AD Center, Halaman rumah rumah warga, samping JNE pintu keluar mall, serta depan bengkel di Kelurahan Liluwo dan Desa Tenilo.

Kasus pencurian tersebut ternyata dilakukan dua terduga pelaku yakni Ronny Pakaya (45) dan seorang kakek berusia 63 tahun, Anwar Abdul.

Pencurian Motor
Kedua tersangka pencurian bermotor yang diantaranya seorang kakek (yang duduk di kursi) saat diamankan Satreskrim Polresta Gorontalo Kota. Foto/Dulohupa

Kapolresta Gorontalo Kota, Kombes Pol Ade Permana menjelaskan, kedua terduga pelaku merupakan spesialis pencurian sepeda motor dan merupakan residivis dalam kasus yang sama.

Keduanya memiliki peran masing-masing dimana Ronny merupakan tersangka utama yang mengeksekusi pencurian sepeda motor. Sementara tersangka Anwar Abdul berperan menjual hasil curian.

Kombes Ade menjelaskan, kasus ini terungkap setelah salah satu korban bernama Mohamad Yamril Maksum melaporkan kehilangan sepeda motor miliknya. Sepeda motornya hilang saat diparkirkan di depan toko Pelita, Kelurahan Limba U 1, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo pada Sabtu, 03 Juni 2023 lalu.

Berdasarkan laporan itu, tim Resmob Rajawali Polresta Gorontalo Kota bergerak cepat melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan rekaman CCTV toko. Dari hasil penyelidikan, ciri-ciri terduga pelaku kemudian mangarah pada tersangka Ronny.

“Tim kemudian segera melakukan pencarian, hingga pada hari Minggu, 04 Juni 2023 sekitar pukul 18.30, Tersangka Ronny berhasil dibekuk di Desa Kayu Bulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Setelah kita lakukan introgasi, ternyata tersangka sudah mencuri sepeda motor di beberapa lokasi yang berbeda,” Jelas Kapolresta Gorontalo Kota, Kombes Pol Ade Permana, Kamis (08/06/2023).

Menurut pengakuan tersangka utama ke polisi, aksinya dilakukan dengan merusak kunci kontak motor menggunakan obeng plat yang sudah dimodifikasi.

“Setelah mendapatkan hasil curian, tersangka menjualnya dengan harga lebih murah, dan hasil penjualan digunakan untuk membayar hutang pribadi,” Ungkap Kapolresta.

Satreskrim Polresta Gorontalo Kota juga mengamankan barang bukti berupa 11 unit sepeda motor dibeberapa lokasi. Dimana 4 unit diamankan di desa Pangi, Kecamatan Suwawa Timur, Bone Bolango, dan dijual dengan harga Rp Rp 1,5 juta hingga Rp 2,5 juta.

Sementara 2 unit sepeda motor lainnya diamankan di Desa Dunu, Kecamatan Monano, Gorontalo Utara yang dijual dengan harga Rp 3,5 juta. Sedangkan untuk 5 unit motor lainnya didapatkan dari tersangka Anwar yang sebelumnya sudah dijual di lokasi berbeda.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dikenakan pasal 363 ayat (1) ke 3, ke 4 dan ke 5 KUHP Jo pasal 64 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun.

Reporter: Kris/Enda