Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

Saat Terjadi Kebakaran, Kondisi Rumah Ketua Hanura Gorontalo Kosong

×

Saat Terjadi Kebakaran, Kondisi Rumah Ketua Hanura Gorontalo Kosong

Sebarkan artikel ini
kebakaran

Dulohupa.id– Kerugian akibat kebakaran yang terjadi di rumah milik Ketua DPD Hanura Gorontalo ditaksir mencapai miliaran rupiah. Api membakar lebih dari lima puluh persen bagian rumah mewah yang terletak di jalan poros Kota-Limboto itu. Beruntung saat terjadi kebakaran, kondisi rumah dalam keadaan kosong. Pemilik rumah, Guntur Thalib yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi Gorontalo saat peristiwa terjadi diketahui tengah berada di Jakarta.

Kepala UPTD Damkar Kabupaten Gorontalo, Farid Taha yang memimpin langsung upaya pemadaman menuturkan, Tim pemadam kebakaran butuh waktu empat jam untuk bisa memadamkan api. Karena saat kebakaran terjadi, Angin berhembus cukup kencang sehingga membuat api sulit dikendalikan. Bahkan menurut Farid, Proses pemadaman melibatkan Unit damkar dari Kabupaten Gorontalo, Kota Gorontalo hingga Tim Unit Water Canon dari Polda Gorontalo.

“Tadi estimasi waktu untuk memadamkan api hingga pendinginan mencapai empat jam. Dari informasi sementara, kondisi rumah memang kosong saat peristiwa kebakaran terjadi,” terangnya.

 

Kebakaran Diduga Karena Korsleting Listrik

Terkait penyebab kebakaran sendiri menurut Farid, Pihaknya belum mendapatkan informasi pasti. Namun menurut Farid jika belajar dari kasus-kasus kebakaran rumah kosong sebelumnya, Kebakaran umumnya akibat dari korsleting listrik.

“Kami belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran, tapi biasanya untuk kasus rumah kosong yang terbakar umumnya karena kosrleting listrik,” terangnya.

flash news

 

Saat Kebakaran, Guntur Thalib Sedang di Luar Kota

 

Sementara itu, menurut sejumlah sumber di lokasi kejadian, Saat terjadi kebakaran Ketua DPD Hanura, Guntur Thalib diketahui tengah berada di luar daerah.

“Pak Guntur (Pemilik rumah,red) sedang ada perjalanan dinas di Jakarta. Sedangkan anak-anaknya juga saat kebakaran lagi tidak di rumah,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya itu.

 

 

Redaksi