Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
NASIONAL

Rusli Habibie : Kita Upayakan Penjaga Pintu Masuk Diberikan Insentif

×

Rusli Habibie : Kita Upayakan Penjaga Pintu Masuk Diberikan Insentif

Sebarkan artikel ini
Rusli Habibie : Kita Upayakan Penjaga Pintu Masuk Untuk Diberikan Insentif.
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (kanan) berbicara dengan petugas medis di pintu masuk perbatasan di Kecamatan Popayato Barat, Kabupaten Pohuwato, Sabtu (4/4/2020). Gubernur Rusli berencana memberi insentif kepada petugas penjaga pintu masuk sebagai bentuk apresiasi atas kinerja mereka selama ini. (Foto: Haris-Humas).

Dulohupa.id – Penjaga pintu masuk Gorontalo bakal mendapatkan insentif dari pemerintah provinsi (Pemprov) Gorontalo. Hal ini seperti yang dikatakan oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang berniat memberikan insentif bagi petugas di garda terdepan tersebut guna mengapresiasi kinerja tim di lapangan. Rusli Habibie berharap insentif ini bisa memotivasi petugas untuk melaksanakan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur yang ada.

“Bersama Pemerintah Kabupaten dan TNI Polri, Pemerintah Provinsi Gorontalo terus memperketat pintu masuk. Setiap akses baik darat, laut dan udara diperketat dengan pemeriksaan kesehatan dan penyemprotan disinfektan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Gubernur Gorontalo mengatakan, selain petugas di perbatasan darat, insentif juga diberikan kepada petugas di bandara Djalaluddin dan empat titik pelabuhan laut di Gorontalo.

“Insentif untuk TNI/Polri juga disiapkan dengan nominal yang berbeda sesuai dengan usulan masing-masing,” tambahnya.

Dijelaskan olehnya perbatasan akses darat di Gorontalo ada empat titik, selain di Kecamatan Popayato Barat yang berbatasan dengan Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, ada juga di Kecamatan Atinggola, Gorontalo Utara yang berbatasan dengan Bolmong Utara, Provinsi Sulawesi Utara.

“Kita akan berikan petugas lapangan insentif Rp 250 ribu per orang per hari. Pegawai provinsi, kabupaten atau instansi vertikal nominalnya sama. Kapan pembayarannya ditunggu saja, sedang disiapkan,”ujarnya.

Terakhir dikatakan Rusli, insentif ini diberikan sebagai apresiasi dari pemerintah untuk petugas di lapangan yang tetap bertugas siang dan malam. “Mereka meninggalkan anak dan istri di rumah untuk memastikan Gorontalo bebas dari penyebaran virus corona. Kita hargai tugas mereka,” tandasnya. (adv)