Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
HEADLINEKESEHATANKOTA GORONTALOPEMKOT GORONTALO

RSUD ALoei Saboe Bakal Layani Bedah Jantung dan Stroke

×

RSUD ALoei Saboe Bakal Layani Bedah Jantung dan Stroke

Sebarkan artikel ini
RSUD Aloei Saboe
Suasana RSUD Aloei Saboe Kota Gorontalo. Foto/Ist

Dulohupa.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aloei Saboe Kota Gorontalo bakal menjadi satu-satunya rumah sakit melayani operasi bedah jantung dan stroke di Provinsi Gorontalo.

Upaya tersebut merupakan misi dari pemerintah Kota Gorontalo bersama pihak manajemen RSUD Aloei Saboe untuk meningkatkan jaminan kesehatan, mengurangi risiko kesehatan, maupun risiko finansial bagi masyarakat penderita jantung, baik dari dalam daerah maupun luar Provinsi Gorontalo.

Sebelumnya pemerintah Kota Gorontalo bersama manajemen RS Aloei Saboe Kota Gorontalo telah sukses membangun Cardiac Center atau pusat pelayanan masyarakat penderita jantung. Namun tak sampai disitu, pemerintah dan pihak rumah sakit kini akan mewujudkan impian menjadi rumah sakit pertama dan satu-satunya di Provinsi Gorontalo yang akan melakukan pelayanan operasi bedah jantung dan stroke.

“RS Aloei Saboe ini sudah tipe B dan menjadi Laboratorium pendidikan bagi fakultas kedokteran Universitas Negeri Gorontalo. Bahkan rumah sakit ini tidak hanya melayani pasien dari dalam daerah saja, akan tetapi juga melayani pasien dari daerah Provinsi tetangga. Kurang lebih ada 16 Kabupaten dan Kota yang dilayani oleh RS Aloei Saboe karena pelayanan kesehatan untuk pasien penyakit jantung kami prioritaskan,” Jelas Wali Kota Gorontalo, Marten Taha.

Marten Taha menegaskan pembangunan gedung operasi dan bedah jantung serta penyakit stroke sangat penting karena hal itu benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat. Selain itu, hal tersebut diharapkan dapat mengatasi keluarga yang menderita penyakit jantung dan stroke.

“Pemerintah Kota Gorontalo dan manajemen RS Aloei Saboe sudah melakukan beberapa kali pertemuan dengan kementerian kesehatan RI dan pihak Rumah Sakit Jantung Harapan Kita. Alhamdulillah apa yang kita rencanakan mendapat bantuan dari kedua lembaga tersebut. Kita terbantukan dengan anggaran sekitar 14 Milyar rupiah dan juga dibantu oleh beberapa SDM ahli jantung dan penyakit stroke dari RS Harapan Kita,” Ungkap Marten Taha.

Oleh karena itu, Walikota Gorontalo, Marten Taha meminta kepada kontraktor pelaksana untuk pelaksanaan pembangunan fisik gedung dua lantai tersebut benar-benar diselesaikan tepat waktu dan tetap berkualitas.

Dirinya mengingatkan agar segala kendala yang dihadapi dapat segera dilaporkan kepada pemerintah Kota Gorontalo untuk dapat dengan segera ditindaklanjuti.

Reporter: Kris