Dulohupa.id- Rencana Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengizinkan pembukaan Pasar Senggol di wilayah tersebut, rupanya terancam batal. Sebab, saat ini Pemerintah Provinsi Gorontalo menekankan untuk pemerintah kabupaten dan kota, untuk tidak mengizinkan pembukaan pasar tahunan tersebut.
Hal itu turut dibenarkan oleh Astri Tuna, Asisten I Pemkab Gorontalo. Ia menjelaskan, bahwa memang dalam rapat Forkopimda Provinsi Gorontalo, pemerintah provinsi menekankan untuk tak memberi izin untuk pelaksanaan Pasar Senggol.
“Dalam konteks tradisi kita (Gorontalo), biasanya kalau ramadhan itu penuh dengan kegiatan, contohnya seperti Pasar Senggol. Tetapi hal itu sangat di harapkan tidak untuk dilaksanakan,” ungkap Asri ditemui usai Rapat Forkopimda Provinsi Gorontalo yang dilaksanakan secara virtual, Kamis (22/4).
Lebih lanjut kata Asri, ia telah mengkoordinasikan kepada Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo tentang penyampaian pemprov untuk tidak melaksanakan pasar senggol yang telah direncanakan sebelumnya.
“Karena Bupati Gorontalo (Nelson Pomalingo) sementara di luar daerah, perintah dari Pak Gubernur, Rusli Habibie telah disampaikan ke beliau, dan saat ini Pemkab Gorontalo masih menunggu surat edaran yang akan disampaikan oleh pemprov,” ucapnya.
Terakhir, Asri mengungkapkan, bahwa keputusan dari Pemprov Gorontalo masih akan menjadi bahan pertimbagan untuk pelaksanaan senggol di Kabupaten Gorontalo.
“Tetapi kemungkinan juga ada beberapa hal yang akan Bupati Gorontalo lakukan untuk pertimbangkan di dalam mengambil keputusan apakah Pasar Senggol tetap ada atau ditiadakan,” tutup Asri.
Reporter: Fandiyanto Pou











