Dulohupa.id- Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat menggelar lomba inovasi antar kelurahan di Kota Gorontalo. Dari lomba tersebut, diharapkan setiap kelurahan dapat menghasilkan inovasi-inovasi terbaru dalam hal pemberdayaan masyarakat.
Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Gorontalo, Tomy Jahja menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan rangsangan untuk kelurahan dan kecamatan agar melakukan inovasi terbarukan di wilayah mereka masing-masing.
“Dalam lomba ini ada dua tahapan, pertama memaparkan inovasi mereka, kedua meninjau sejauh mana keefektifan inovasi yang mereka paparkan,” kata Tomy saat ditemui di tempat acara di Hotel Aston.(25/05).
Ia menambahkan, telah melibatkan juri dari berbagai unsur seperti Tim PKK, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, yang dibidang hukum, LPM, dan pemerintahan, untuk menilai inovasi-inovasi yang dipaparkan peserta tersebut dari sudut keahlian mereka.
“Pemenang lomba ini nantinya akan diberikan reward, sebenarnya ini hanya rangsangan kepada peserta. Pemenang pertama mendapatkan bonus 15 juta rupiah, pemenang kedua 10 juta rupiah, dan ketiga 7.5 juta rupiah,” ungkapnya.
Sementara Wakil Wali Kota, Ryan F. Kono dalam sambutannya mengatakan, lomba kelurahan tingkat Kota Gorontalo ini sebagai salah satu bentuk pembinaan dan pengawasan Kota Gorontalo dalam melaksanakan evaluasi, sebagaimana diatur dalam Perpres No 11 tahun 2015 tentang Kemendagri RI dan Permendagri RI No 81 tahun 2015 tentang evaluasi perkembangan desa dan kelurahan.
Lebih lanjut ia menjelaskan, lomba ini bertujuan mencari inovasi yang bisa dihasilkan tiap kelurahan, baik dalam administrasi maupun pelayanan publik sehingga dapat mensejahterakan masyarakat. Inovasi yang dihasilkan nanti akan sangat penting karena lahir dari masa pandemi.
“Lomba ini bertemakan desa dan kelurahan bangkit, sehat, maju dan sejahtera di masa pandemi Covid-19, saya harap tidak jadi penyedap dalam kegiatan tetapi harus dilaksanakan dengan benar dan dirasakan oleh masyarakat Kota Gorontalo, khusus di masing-masing kelurahan,” pungkasnya.
Reporter: Yunita Humola











