Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

Puluhan Penerima Banpres, Padati Dinas Koperasi Kabupaten Gorontalo

56
×

Puluhan Penerima Banpres, Padati Dinas Koperasi Kabupaten Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Warga yang mengantri bantuan Bapers/FOTO: Fandiyanto Pou

Dulohupa.id- Puluhan calon penerima Bantuan Presiden (Banpres), memadati kantor Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Gorontalo, Senin (19/4) siang. Pantauan Dulohupa.id, aktivitas itu berlangsung sejak pukul 11.30 WITA.

Dari informasi yang berhasil dirangkum, puluhan warga itu rupanya mengantri untuk memasukan berkas. Buntutnya, kerumunan itu menyebabkan kemacetan di Jalan Syamsul Biya. 

Yani Saleh salah satu penerima Banpres asal Tabongo Barat, Kecamatan Tabongo mengatakan, sudah dari pagi ia mengantri untuk memasukan berkas persyaratan calon penerima UMKM di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Gorontalo. 

“So dari pagi saya di sini mengantri pak, tapi belum dapat giliran masuk ke dalam kantor. Saya untuk memasukan berkas,” ungkap Yeni kepada Dulohupa.id saat ditemui di lokasi. 

Sebelumnya juga kata Yani, mereka calon penerima bantuan sudah memasukan berkas ke unit Bank BNI Limboto pada tanggal 12 april kemarin, tapi dialihkan di Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Gorontalo. 

“Torang (kami) penerima bantuan, hari senin lalu sudah memasukan berkas ke Bank BNI Limboto, tapi pihak bank sudah tidak melayani lagi, karena sudah melebihi kuota penerima di bank. Jadi, pihak Bank alihkan ke sini (Dinas Koperasi dan UMKM) Kabupaten Gorontalo,” ujarnya. 

Sementara itu Kabid UKM Kabupaten Gorontalo, Marianti Mias Saipi mengatakan, Sesuai juklak nomor 3 tahun 2021 Koperasi dan UKM minimal penyalurannya di dua lembaga perbankan yaitu BRI dan BNI.

“Untuk BRI itu penerimanya hanya 1000 lebih dengan BNI penerimanya 10.000 lebih jadi total semuanya 12.000 lebih yang penerima  Bantuan BPUM,” jelas Marianti. 

Lebih lanjut kata Merianti, dikarenakan penerima bantuan di Bank BNI dan BRI terlalu banyak berkumpul, maka pihaknya sebagai dinas mengusulkan untuk membantu pihak bank BNI dan BRI memfasilitasi.

“Intinya kami hanya memfasilitasi, tetapi  penyalurannya tetap di Bank BNI dan BRI. Kedepannya untuk penyaluran bantuan ini pihak bank akan datang langsung di tiap kecamatan, agar supaya tidak ada lagi kerumunan penerima bantuan,” tandasnya,

Reporter: Fandiyanto Pou