Scroll Untuk Lanjut Membaca
KAB. GORONTALOPEMKAB GORONTALOPERISTIWA

Proyek Putus Kontrak di Kabupaten Gorontalo Bertambah

3970
×

Proyek Putus Kontrak di Kabupaten Gorontalo Bertambah

Sebarkan artikel ini
Proyek Putus
kondisi Proyek Sarana Prasarana di Sport Center Limboto yang putus kontrak, foto/ Herman Abdullah

Dulohupa.idProyek putus kontrak menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Kabupaten Gorontalo bertambah satu yakni proyek Infrastruktur sarana dan prasarana sport Center.

Proyek infrastruktur itu bernilai kontrak lebih kurang Rp1,6 miliar yang dikelola oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Gorontalo di tahun 2021.

Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Gorontalo, Muh Erwan Tone saat dikonfirmasi membenarkan akan hal putus kontrak proyek tersebut.

“Ya. Informasi yang kami terima dari Disporapar bahwa di tahun 2022 itu ada kegiatan PEN yang jenisnya pekerjaan penataan GOR David Tony belum selesai,” ujar Erwan Tone, Rabu (15/2/2023).

Erwan Tone menerangkan, sebelum ada pemutusan kontrak itu pihak perusahaan CV Sinar Baru sudah diberikan addendum waktu untuk menyelesaikan pekerjaannya.

“Pemberian kesempatan itu sampai February 2022. Setelah itu Dinas melakukan pemutusan Kontrak. Sampai putus kontrak itu fisik pengerjaannya hanya sampai 60 persen,” kata Erwan Tone.

Kemudian juga kata Erwan, dirinya tidak mendapatkan informasi lanjut terkait apakah jaminan asuransi yang dipakai oleh perusahaan tersebut telah diklaim atau tidak.

“Yang pasti setiap pekerjaan yang dilakukan kontrak pasti harus ada jaminan asuransinya. Termasuk jaminan terhadap pemberian kesempatan. Itu ranahnya Pejabat Pembuat Komitmen,” tandas Erwan Tone.

Sementara Kepala Disporapar, Rita Idrus yang kala itu usai mengikuti rapat pimpinan di ruang madani Kantor Bupati Gorontalo menyampaikan bahwa dirinya belum mengetahui persis persoalan itu.

“Saya masih baru di situ. Jadi belum terlalu tahu soal itu. Nanti tanyakan saja sama pak Sekda,” ucap Rita Idrus.

Reporter: Herman Abdullah