Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEKRIMINALNASIONALPERISTIWA

Polwan Bakar Suami hingga Meninggal, Korban Juga Polisi

492
×

Polwan Bakar Suami hingga Meninggal, Korban Juga Polisi

Sebarkan artikel ini
Polwan Bakar Suami
Briptu Fadhilatun Nikmah (kiri) terduga pelaku pembakaran kepada suaminya (kanan)/Ist

Jawa Timur – Briptu Fadhilatun Nikmah, seorang anggota Polisi Wanita (Polwan) nekat membakar suaminya yang juga anggota kepolisian. Briptu Rian Dwi Wicaksono (Korban) sempat dirawat di rumah sakit hingga akhirnya meninggal dunia.

Peristiwa itu diketahui terjadi di asrama polisi (Aspol) Kota Mojokerto pada Sabtu (8/6/2024) pagi. Saat ditemukan, Briptu Rian mengalami luka bakar parah di garasi. Adapun pelakunya adalah istrinya sendiri.

Briptu Rian diketahui merupakan anggota Polri yang bertugas di Polres Jombang. Sedangkan istrinya, Briptu Fadhila adalah anggota SPKT Polres Mojokerto Kota.

“Pelaku dan korban adalah suami istri,” kata Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S Marunduri kepada awak media, Minggu (09/6/2024).

Sehari dirawat di rumah sakit, Briptu Rian meninggal dunia pada Minggu (9/6/2024) pukul 12.55 WIB. Luka bakar serius hingga 90 persen jadi penyebab nyawa polisi asal Jombang itu tidak terselamatkan.

“Korban RDW (Rian Dwi Wicaksono) secara medis meninggal dunia pukul 12.55 WIB. Akan dimakamkan secara kedinasan di Jombang, di daerah asalnya,” terang Daniel kepada wartawan.

Diketahui Kejadian ini bermula dari cekcok rumah tangga Briptu Fadhila dan Briptu Rian. Pelaku diduga jengkel karena korban menghabiskan gajinya untuk bermain judi online.

Di tengah cekcok, Briptu Fadhila kemudian memborgol tangan suaminya dan mengaitkannya ke tangga lipat di garasi. Pelaku lalu menyiramkan bensin yang sudah disiapkannya ke tubuh Briptu Rian.

Setelah itu terduga pelaku menyalakan korek dan membakar tisu yang dipegang menggunakan tangan kanan. Api yang ada di tangan terduga pelaku, lalu langsung menyambar ke tubuh korban yang sudah berlumur bensin.

Briptu Fadhilatun kini diserahkan ke Ditkrimum Polda Jatim untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk terduga pelaku, pagi (Minggu) tadi sudah kami limpahkan ke Ditkrimum untuk penangananya. Perkembangan terakhir masih dilakukan gelar perkara untuk menentukan pasal dan lainnya,” jelas Kapolres Mojokerto Kota.

Redaksi