Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEPolda Gorontalo

Polresta Gorontalo Kota Lakukan Pembinaan ke Siswa Pasca Bullying

×

Polresta Gorontalo Kota Lakukan Pembinaan ke Siswa Pasca Bullying

Sebarkan artikel ini
Bullying Gorontalo
Siswa siswi di SMKN 1 Gorontalo saat diberikan pembinaan oleh Polisi paca kasus perundungan/Bullying terhadap siswa di sekolah tersebut. Foto: Humas Polresta

Gorontalo – Satuan Binmas Polresta Gorontalo Kota menggelar kegiatan pembinaan kepada siswa-siswi SMKN 1 Kota Gorontalo. Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari kasus bullying yang melibatkan beberapa siswa sekolah dan viral di media sosial.

Usai berpesta Minuman beralkohol di lingkungan sekolah, aksi perundungan terhadap salah satu siswa pun terjadi yang dilakukan sesama siswa. Korban ditendang dan disiram air.

Akibatnya korban yang juga mabuk saat itu alami muntah darah dan dilarikan ke rumah sakit. Kejadian ini mengundang keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk pihak sekolah dan kepolisian.

Kegiatan pembinaan yang berlangsung di lapangan upacara SMKN 1 Kota Gorontalo dihadiri oleh Kepala Sekolah SMKN 1 Kota Gorontalo, KBO Binmas Polresta Gorontalo Kota Iptu Anton Limonu, serta jajarannya, dewan guru, dan seluruh siswa-siswi.

Pihak sekolah menyampaikan terima kasih atas kehadiran Sat Binmas Polresta Gorontalo Kota. Diharapkan pembinaan kepada siswa siswi bisa meningkatkan kesadaran siswa akan bahaya bullying.

Sementara itu, KBO Binmas Polresta Gorontalo Kota Iptu Anton Limonu menyampaikan bahwa kasus bullying yang terjadi merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan. Pihaknya berharap kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Kami mengimbau kepada seluruh siswa untuk tidak melakukan tindakan kekerasan atau bullying terhadap teman sebaya. Bullying dapat berdampak buruk bagi korban, baik secara fisik maupun psikologis,” tegas Iptu Anton Limonu.

Selain itu, Iptu Anton Limonu juga meminta pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap siswa dan memberdayakan organisasi siswa untuk ikut serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah.

“Kegiatan pembinaan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh siswa,” tutup Iptu Anton.

Redaksi