Untuk Indonesia

Polres Bone Bolango Selidiki Video Mesum di Benteng Ulanta

Dulohupa.id- Kapolres Bone Bolango, AKBP Suka Irawanto menegaskan jika saat ini pihaknya sudah melakukan pengecekan dan mengumpulkan bukti-bukti terkait video mesum di Benteng Ulanta.

Pihaknya kata Suka, sudah mendatangi Benteng Ulanta dan mengecek lokasi yang menjadi tempat dua remaja itu bercumbu. Data-data CCTV yang berada di lokasi juga kata Suka, sudah dikumpulkan.

“Kita melakukan pendalaman dan melakukan penyelidikan ke lokasi di dalam video. Di lokasi tersebut ada CCTV dan kita sudah melakukan pengumpulan data dari lokasi”, ungkap Suka Irawanto, Senin (1/2).

Meski video tersebut telah viral, kata Suka Irawanto, belum ada masyarakat atau pihak-pihak yang melaporkan kasus tersebut, ataupun mendatangi Polres Bone Bolango untuk menyatakan keberatan.

Baca Juga:  Kembali Beraksi, Residivis Kasus Pencurian Diringkus Polisi

“Hingga saat ini belum ada yang melaporkan ke pihak kepolisian terkait video yang viral,” tambah Irawanto.

Ia pun mengingatkan kepada pengelola tempat wisata yang berada di Kecamatan Moutong, Kabupaten Bone Bolango tersebut, untuk meningkatkan lagi pengawasan. Agar kata dia, kejadian seperti dalam video tersebut tidak lagi terjadi.

“Kita setiap hari sudah meningkatkan patroli di wilayah Bone Bolango, dan petugas kita sudah memaksimalkan untuk menjaga terjadinya seperti yang ada di video,” jelas tegas Suka Irawanto.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan dua remaja mesum, viral di media sosial. Dalam video berdurasi kurang dari semenit itu, tampak kedua remaja sama-sama menggunakan pakaian berwarna merah. Remaja wanita tampak berdiri sambil bersandar di sebuah tembok setinggi dadanya, sementara remaja pria tampak memeluknya dan mencubui wanita tersebut.

Baca Juga:  Ratusan Pembalap Se – Sulawesi Ikuti Kejurprov 2020 Di Sirkuit Sang Profesor

Tidak jelas siapa yang merekam video tersebut. Hanya saja terlihat perekam bersembunyi di sebuah tempat yang gelap. ia merekam adegan tersebut sambil mencoba untuk tidak ketahuan.

Reporter: Afrianto

Comments are closed.