Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

Polisi Bantah Melaksanakan Mutasi Berkaitan Dengan Kasus Investasi Bodong

×

Polisi Bantah Melaksanakan Mutasi Berkaitan Dengan Kasus Investasi Bodong

Sebarkan artikel ini
Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono saat ditemui di ruang kerjanya/Fandiyanto Pou

Dulohupa.id- Polda Gorontalo membantah mutasi besar-besaran yang dilaksanakan pada 28 Januari 2022, berkaitan dengan kasus investasi bodong FX Family.

Dijelaskan Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono, mutasi adalah hal biasa terjadi dalam organisasi baik itu di lingkungan Polri maupun instansi lain. Dan menurutnya, itu bagian dari kebutuhan organisasi dengan tujuan penyegaran dan pembinaan karir bagi personil.

Sementara itu, terkait dengan pemberitaan di beberapa media online yang menghubungkan keterlibatan anggota Polri dengan kasus FX Familiy. Karena ada personil Polres Pohuwato yang dipindah tugaskan ke Polda, diterangkannya mereka yang pindah rata-rata sudah berdinas di Pohuwato lebih dari delapan tahun.

“Yang mutasi kemarin itu bukan hanya personel Pohuwato tapi juga polres yang lain, untuk personel Pohuwato yang mutasi rata-rata sudah berdinas selama lebih dari delapan tahun. Jadi, ya sudah sewajarnya di rolling, sehingga ada penyegaran, apalagi akhir bulan Desember 2021 lalu kita ketambahan personel bintara baru lulusan SPN sebanyak 245 orang dan lulusan Tamtama Brimob-Polair sebanyak 12 orang. Mutasi itu dilakukan agar tidak terjadi penumpukan di Polda Gorontalo dan untuk lebih mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat di polres-polres hingga polsek maka dilakukan penyebaran personel,” ungkap Wahyu.

Lanjut Wahyu menjelaskan bahwa tertanggal 28 Januari 2022, Kapolda Gorontalo mengeluarkan dua surat telegram yang ditandatangani oleh Karo SDM Polda Gorontalo Kombes Pol. Agus Nugroho,SIK.,MH nomor : ST/22/I/OTL.2.1/2022  dan ST/23/I/OTL.2.1/2022 .

“Yang nomor ST 22 itu mutasi perwira sejumlah 13 orang terdiri dari 11 lulusan Pendidikan Alih Golongan ( PAG) dan 2 orang pindahan dari luar Gorontalo, sedangkan untuk ST 23 itu mutasi untuk bintara sebanyak 255 orang ,”imbuhnya.

Reporter: Fandiyanto Pou