Untuk Indonesia

Persatuan Perawat di Gorontalo Kecam Kekerasan Terhadap Perawat di Palembang

Dulohupa.id- Ketua Pengurus Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Gorontalo, Rhein Djunaid mengutuk keras tindakan kekerasan yang dialami oleh seorang perawat di Palembang. 

“Dengan kejadian itu, kita semua seluruh pengurus PPNI Provinsi Se-Indonesia, bahkan Gorontalo sudah menyatakan sikap bahwa kita mengecam keras perlakuan kekerasan terhadap tenaga perawat yang sedang melaksanakan tugas,”ujar Rhein kepada Dulohupa.id Sabtu, (17/4).

Ia menjelaskan, bahwa sudah tugas perawat melayani pasien, agar mendapatkan perawatan yang maksimal. Namun, bukan apresiasi yang didapat, malah kekerasan. 

Padahal sebetulnya, kerja-kerja perawat itu, harus “memerlukan dukungan dari semua pihak, agar supaya teman-teman perawat bisa bekerja secara profesional dan juga dilindungi dalam bekerja dengan aman, nyaman demi kesejahteraan pasien,” jelas Rhein.

Saat ini kata Rhein, pelaku itupun telah diamankan oleh Polri, untuk diproses dengan hukum selanjutnya. Karena itu, ia berharap tidak ada lagi kejadian-kejadian serupa.

“Jadi yang kita harapkan sekarang ini, bagaimana masyarakat, pemerintah, dan seluruh komponen saling memberikan support, memberikan perhatian, persoalan keamanan terhadap perawat atau tenaga kesehatan dalam melaksanakan tugas. Dan itu kita selalu dengungkan agar tidak ada tindakan kekerasan, diskriminatif terhadap profesi tenaga kesehatan lebih khususnya tenaga perawat,”tutup Rhein.

Sebelumnya, viral sebuah video yang memperlihatkan seorang seorang pria melakukan penganiayaan terhadap perawat di sebuah rumah sakit. Korban diketahui merupakan perawat di RS Siloam Sriwijaya Palembang. Penganiayaan oleh ayah pasien itu diduga dilatarbelakangi masalah infus. Korban, Christina Ramauli (28), sudah sujud minta maaf namun malah ditendang dan dianiaya oleh pelaku inisial TJ.

Reporter: Yusuf Konoli

Comments are closed.