Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

- Advertisement -

Perayaan Maulid Nabi Muhammad di Masjid Ipilo Hanya Dihadiri 10 Pezikir

DULOHUPA.id – Penerapan protokol kesehatan (prokes) pencegahan COVID-19 terlihat saat penyelenggaraan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1442 Hijriah, di Masjid Al-Muchlisin, Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo. Hal itu dapat dilihat dari terbatasnya peserta zikir.

Pengurus Takmirul Masjid Al-Muchlisin, Rudin Rahim, menjelaskan bahwa pada peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw tahun ini, pihaknya memang hanya mengikutsertakan peserta zikir sebanyak 10 orang.

Pembatasan tersebut kata dia, menindaklanjuti edaran Pemerintah Kota Gorontalo dalam rangka mencegah penularan COVID-19 pada kegiatan maulid.

“Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya di mana peserta zikir hingga puluhan orang, tahun ini kita batasi hanya 10 orang,” kata Rudin singkat, Rabu (28/10).

Sementara itu, Wakil Gubernur Gorontal, Idris Rahim saat menghadiri doa maulid tersebut mengucapkan, “apresiasi dan ucapkan terima kasih kepada takmirul masjid yang telah melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw dengan menerapkan protokol kesehatan,” kata Idris.

Idris menuturkan, guna menghindari penularan COVID-19, Pemerintah Provinsi Gorontalo memang telah mengimbau seluruh umat Islam yang akan mengikuti peringatan maulid, wajib mematuhi protokol kesehatan. Kepada pihak penyelenggara juga diminta membatasi jumlah jemaah untuk menghindari terjadinya kerumunan.

“Alhamdulillah semua ketentuan protokol kesehatan diterapkan di Masjid Al-Muchlisin ini. Peserta zikirnya menggunakan masker dan undangannya terbatas,” terang Wagub.

*Catatan: Bersama lawan virus corona. Dulohupa.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan, ibu, 3M (pakai Masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).
Reporter: AI