Dulohupa.id- Untuk mengurangi dampak dari kenaikan level Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di Gorontalo, Pemerintah Kota Gorontalo Salurkan bantuan sosial untuk masyarakat.
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha menyebutkan bantuan sosial yang diberikan berupa beras 10 kg dengan kualitas medium. Selain beras, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) juga akan menerima bantuan uang tunai sebesar 300 ribu rupiah, yang bisa diterima melalui kantor pos. Bantuan tersebut ditujukan untuk masyarakat yang terdaftar dalam Program Keluarga Harapan (KPH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) yang terdampak PPKM.
“Pada level 3 ini pembatasan yang dilaksanakan akan berpengaruh pada menurunnya kegiatan ekonomi, yang akan sangat berpengaruh pada pendapatan masyarakat. Oleh karena itu, dengan pemberian bantuan ini setidaknya dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan pangan bagi keluarga,” ujar Wali Kota Marten saat kegiatan launching bantuan beras PPKM 2021 di halaman rumah dinas wali kota. Rabu (28/7).
Ia juga menambahkan, di Kota Gorontalo penerima PKH ada sebanyak 5.626 KPM dan penerima BST sebanyak 9.027 KPM. Jadi, total penerima adalah 14.653 KPM.
“Jadi total beras yang akan disalurkan sebanyak 146.530 kg atau 146,53 ton dengan mekanisme penyaluran melalui Badan Urusan Logistik (Bulog) sebagai penyedia. Selanjutnya, beras akan diantar oleh PT. DNR selaku transporter sampai ke titik distribusi di setiap kelurahan,” imbuhnya.
Tak hanya itu, sebagai upaya pemerintah untuk menekan dampak PPKM pada masyarakat, pihaknya telah memprogramkan beberapa jenis bantuan sebagai Jaring Pengaman Sosial (JPS).
Diantaranya, Bantuan bagi Kelompok Usaha Bersama (Kube) sebesar 500 ratus juta rupiah untuk 50 Kube, Bantuan Sosial Pangan Daerah (BDPD) 2,5 milyar rupiah. Bantuan untuk masyarakat lanjut usia, penyandang disabilitas terlantar, dan anak terlantar. Serta, bantuan untuk korban bencana alam.
“Melihat keadaan sekarang ini dimana hampir 2 tahun kita sudah bergelut dengan penanganan covid-19 yang belum tahu kapan akan berakhir, maka saya sangat berharap kepada seluruh warga Kota Gorontalo untuk mematuhi anjuran pemerintah untuk taat protkes. Serta menjaga kesehatan dan utamanya teruslah berdoa kepada Allah-SWT, agar pandemi ini akan segera berakhir,” tutupnya.











