Scroll Untuk Lanjut Membaca
PEMPROV GORONTALO

Pemkot Gorontalo Diminta Segera Terapkan PSBB

60
×

Pemkot Gorontalo Diminta Segera Terapkan PSBB

Sebarkan artikel ini
Polisi di Gorontalo menjaga perbatasan. FOTO/Wawan Akuba

Dulohupa.id – Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie meminta Pemerintah Kota Gorontalo segera menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal itu ia ungkapkan usai menggelar rapat terbatas dengan Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, Kapolda Gorontalo, Irjen Akhmad Wiyagus, Danrem Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito, Kajati Jaja Subagja serta unsur forkopimda lainnya, Kamis (1/10/2020).

“Tadi kami sudah rapat dengan melihat perkembangan covid-19 di Kota Gorontalo sudah cukup tinggi, maka saya perintahkan pak wali kota segera bikin PSBB. Hari ini suratnya kita proses,” jelas Rusli di sela-sela pemusnahan ribuan liter minuman keras bertempat di SPN Polda Gorontalo, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo.

Kata Rusli, PSBB diharapkan segera diterapkan pekan depan. Meski saat ini, belum ada teknis penerapannya, seperti membatasi aktivitas perdagangan, perkantoran dan transportasi dari dan menuju Kota Gorontalo.

“PSBB ini khusus kota. Kita lihat nanti bagaimana penerapannya. Kalau memang sudah mendesak, kita perketat lagi. Terutama sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan. Tidak pakai masker, yang jualan tidak patuh protokol kesehatan dan sebagainya,” kata Rusli

Sebagai dukungan, Rusli memastikan unsur Forkopimda, wali kota serta Penjabat Bupati Gorontalo dan Penjabat Bupati Bone Bolango sebagai daerah penyangga ibu kota, siap mendukung dan menyukseskan kebijakan tersebut. Warga juga diminta untuk taat jika kebijakan tersebut resmi diberlakukan.

Dilansir dari data Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Gorontalo menyebutkan hingga 30 September 2020 total positif covid-19 sebanyak 2753 orang. Rinciannya 394 masih dirawat atau karantina, 77 meninggal dunia dan 2282 sembuh.