Untuk Indonesia

Pemkab Gorontalo Lakukan Sinkronisasi Program Pertanian

Dulohupa.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo melakukan sinkronisasi program pertanian 2021 dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo. Tujuannya, agar berbagai program pertanian di Kabupaten Gorontalo, akan terintegrasi dengan program pertanian Pemprov Gorontalo.

“Untuk sinkronisasi ini dilakukan, karena banyak perubahan – perubahan telah dilakukan oleh pertanian Kabupaten Gorontalo, sehingga itu harus disampaikan kepada Pemerintah Provinsi,” jelas Kepala Dinas Pertanian Kabupaten, Rahmat Pomalingo usai mengikuti rapat dengan jajaran Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Kamis (04/02).

Rahmat menguraikan, bahwa ada banyak hal yang menjadi pokok bahasan antara pemkab dengan pemrov, di antaranya terkait bantuan benih, pupuk subsidi, alat pertanian, hingga anggaran program pertanian di Kabupaten Gorontalo di tahun 2021.

“Semua itu kita informasikan, agar supaya jangan sampai ada program yang diberikan di Kabupaten Gorontalo yang tidak diketahui oleh teman-teman di lapangan,” ujarnya.

Rahmat mengungkapkan, bahwa di tahun 2021 sendiri, pihaknya menargetkan adanya penambahan pertanian padi dan jagung di wilayah tersebut.

“Sebelumnya di tahun 2020 target luas tanam padi sawah itu sekitar 24.940 Ha dan tanam jagung 26.316 Ha. Sehingga kita menargetkan untuk tahun ini, dari tanam padi sawah itu 25.235 Ha dan Jagung 26.316 Ha. Mudah-mudahan di tahun 2021, target ini akan tercapai sesuai harapan,” pungkasnya.

Sementara itu, di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Mulyadi D. Mario mengatakan, bahwa sinkronisasi program pertanian antar kedua instansi tersebut, sangatlah penting. Agar program pertanian di Provinsi Gorontalo dapat berjalan lancar.

Apalagi saat ini kata Mario, masyarakat sudah menunggu program dan bantuan pertanian. Makanya di awal tahun 2021 ini, Pemprov Gorontalo kata dia, mempercepat koordinasi dan sinkronisasi.

“Banyak program yang kita sinkronkan tadi, baik itu peternakan, tanaman pangan, perkebunan dan holtikultura. Hinga pembahasan dari teknisnya, penerima bantuannya dan khususnya tempat pelaksanaannya. Itu yang banyak kita bicarakan di rapat tadi,” tutup Mario.

Reporter: Fandiyanto Pou

Comments are closed.