Untuk Indonesia

Pemilik Toko Eca Swalayan Akan Gugat PN Limboto ke Pengadilan Tinggi

Dulohupa.id- Iwan Fataha (36), pemilik toko Eca Swalayan yang disita oleh tim eksekusi Pengadilan Negeri (PN) Limboto pada Kamis kemarin (22/7/2021) akan melakukan gugatan di Pengadilan Tinggi Gorontalo. Sebab menurutnya apa yang sudah dilakukan oleh PN Limboto tidak sesuai prosedur hukum.

“Saya akan datang ke Pengadilan Tinggi Gorontalo untuk melakukan gugatan, dan menunjukkan bukti-bukti yang sudah saya masukkan di Pengadilan Limboto. Bahkan saya juga akan menyurati ke Mahkamah Agung dan Komnas HAM,” ungkap Iwan ditemui Dulohupa.id di lokasi penyitaan, Kamis (22/7) siang. 

Lebih lanjut kata Iwan, eksekusi tersebut seharusnya belum dilakukan. Sebab, dirinya telah mengajukan permohonan gugatan perlawanan eksekusi kepada PN Limboto beberapa hari lalu. Bahkan kata Iwan, gugatannya itu telah diterima dan divalidasi oleh PN Limboto tersebut. 

“Seharusnya eksekusi ini ditunda dulu, sambil menunggu siapa yang menang dalam sidang. Nah, ini kan jadi begini, berarti ini tidak sesuai dengan prosedur ataupun hukum yang berlaku,” tegas Iwan.

Menanggapi hal tersebut, Juru Sita PN Limboto, Justaman Van Gobel mengakui bahwa pihaknya memang telah menerima surat permohonan Iwan Fataha. 

“Benar kami (PN Limboto) telah menerima surat tersebut dari permohonan Iwan Fataha, (dan) akan segera diproses dengan secepatnya,” ujar Justaman.

“Tapi (surat) perlawanan ataupun permohonan itu tidak menghalangi eksekusi. Karena yang kami lakukan eksekusi hari ini adalah hak tanggungan, bukan perlawanannya. Ketika perlawanannya bisa diproses sampai akhir, maka objek atau bangunan toko akan dikembalikan kepadanya,” tutup Justaman.

Terakhir Justaman mengatakan, bahwa permohonan telah masuk dalam register, dan kemungkinan akan dilaksanakan sidang pada pekan depan.

Reporter: Fandiyanto Pou

Comments are closed.