Scroll Untuk Lanjut Membaca
PEMKAB POHUWATOPOHUWATO

Pembudidaya Ikan Air Tawar di Pohuwato Keluhkan Harga Bandeng Menurun

52
×

Pembudidaya Ikan Air Tawar di Pohuwato Keluhkan Harga Bandeng Menurun

Sebarkan artikel ini
Harga Ikan
Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa saat meninjau Gudang Beku Portable yang ada di Desa Patuhu, Kecamatan Randangan.foto: Humas Pemda

Dulohupa.id – Pembudidaya ikan air tawar di Desa Patuhu, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, keluhkan harga ikan bandeng menurun.

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Ketua Poklahsar Thomaru Enam Sembilan Patuhu, Daeng Hasan mengaku bahwa, untuk komoditas ikan bandeng terkait pasokan masih aman dan mencukupi kebutuhan di tingkat lokal. Namun untuk harga ikan bandeng di tingkat pembudidaya terjadi koreksi cenderung turun dibandingkan periode yang sama di tahun 2023.

“Sedangkan untuk komoditas udang harganya mulai stabil dan pasokan ke pasar lokal masih cukup, akan tetapi untuk ukuran tertentu pasokannya agak berkurang dibanding beberapa bulan sebelumnya pada saat bulan Ramadhan dan IdulFitri,” ujarnya, Selasa (7/5/2024).

Dalam diskusi bersama pemerintah daerah, Daeng Hasan juga mengaku bahwa, produk udang beku yang diproduksi oleh kelompok Pengolah dan Pemasar Thomaru Enam Sembilan Patuhu ini dipasarkan ke wilayah Provinsi Maluku Utara.

Disamping itu, Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa mengatakan, stok ikan khususnya ikan hasil budidaya yakni bandeng dan udang sangat mencukupi kebutuhan masyarakat yang ada di Kabupaten Pohuwato. Tentu, dirinya sangat mengapresiasi keberhasilan petani tambak dalam membudidayakan ikan bandeng di Desa Patuhu, Kecamatan Randangan.

“Usaha tambak ikan bandeng yang dikembangkan petani cukup berhasil, terbukti hasil panennya berlimpah dan ini merupakan salah satu potensi yang dimiliki Pohuwato,” jelas Suharsi Igirisa.

Ia menambahkan bahwa budidaya ikan bandeng memiliki potensi cukup besar seperti tambak masyarakat yang berada di Desa Patuhu, saat ini yang mampu menambah pendapatan warga setempat. Usaha masyarakat di sini patut kita berikan apresiasi, karena telah sukses mengelola lahan menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis.