Dulohupa.id – Polres Bone Bolango serahkan bantuan beduk baru untuk Masjid Hidayatullah yang berada di Desa Bongoime, Kecamatan Tilongkabila, Bone Bolango usai beduk sebelumnya yang digunakan sudah berusia puluhan tahun dan tidak layak lagi digunakan.
Setelah bertahun tahun menggunakan beduk masjid yang sederhana dan hanya terbuat dari sebuah drum, masyarakat Desa Bongoime, Kecamatan Tilongkabila, Bone Bolango, khususnya Takmirul Masjid Hidayatullah, akhirnya menerima bantuan beduk baru yang diberikan oleh jajaran Polres Bone Bolango, pada Jumat, 20 September 2024.
Kapolres Bone Bolango, AKBP Muhammad Alli mengungkapkan pemberian bantuan beduk tersebut karena kondisi beduk sebelumnya yang ada di Masjid Hidayatullah sudah sangat rusak. Meski telah diperbaiki berulang kali, Kapolres Menyebut beduk tersebut sudah tidak layak digunakan. Sehingga jajaran polres Bone Bolango pun berupaya mengadakan beduk baru yang lebih layak digunakan.
“Semoga beduk yang baru ini bisa berguna bagi masjid. Ini juga merupakan kegiatan rutin yang dilakukan polres dalam Jumat berkah dan menjawab aspirasi masyarakat. Alhamdulillah masyarakat menyambut dengan baik apa yang kami lakukan dan masyarakat senang dengan hal ini,” Ujar Kapolres Bone Bolango, AKBP Muhammad Alli.
AKBP Muhammad Alli juga berharap bantuan yang diberikan dapat berguna untuk masjid kedepan. Serta diharapkan dapat menjadi penyemangat warga dalam melaksanakan kegiatan keagamaan dan meningkatkan keimanan.
Disisi lain, Ketua Takmirul masjid Hidayatullah, Ridwan Mohamad mengaku sangat bersyukur atas bantuan beduk yang diberikan oleh Polres Bone Bolango. Ridwan menuturkan bahwa beduk sebelumnya yang digunakan telah ada sejak awal pembangunan masjid yakni pada tahun 2005. Sejak itu pun, beduk tersebut tak pernah diganti dan telah berulang kali diperbaiki saat terjadi kerusakan.
“Ini malah kulitnya sudah 2 kali diganti dan sekarang sudah mau yang ketiga kali, tapi alhamdulillah sudah ada beduk yang baru dari Polres Bone Bolango. Ini beduk sebelumnya sudah rusak lagi dari 2 bulan lalu, kulitnya sudah terbelah,” Tutur Ridwan.
Sebelum menerima bantuan beduk, Ridwan menggantakan terpaksa tetap harus menggunakan beduk sebelumnya yang sudah rusak meskipun suara yang dihasilkan tidak layak. (KR)











