Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEPERISTIWAPOHUWATO

Pasca Gempa 6.0 M, Aktivitas Warga di Pohuwato Kembali Normal

×

Pasca Gempa 6.0 M, Aktivitas Warga di Pohuwato Kembali Normal

Sebarkan artikel ini
Gempa Pohuwato Gorontalo
Aktivitas Warga Berjalan Normal Usai Terjadi Gempa Bumi Magnitudo 6.0 di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.foto/Hendrik Gani

Dulohupa.id – Pasca diguncang gempa yang berpusat di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo berkekuatan Magnitudo 6.0 pada Sabtu malam (03/5/2025), aktivitas masyarakat kembali normal.

Menurut warga, gempa kali membuat warga panik bahkan sampai berlarian ke luar ruangan. Seperti yang disampaikan salah satu warga yang ada di Kecamatan Paguat, Marson A. Julia. Ia bersama keluarganya panik berhamburan ke luar rumah karena guncangan gempa sangat kuat.

“Tadi malam saat gempa satu rumah panik, bahkan gelas yang tersusun rapi di lemari bercucuran ke bawah. Memang kekuatannya cukup besar,” ungkap Marson, Minggu (4/5/2025).

Ia mengaku beruntung, tidak ada barang atau bangunan yang rusak parah. Setelah kejadian itu, warga kembali beraktivitas biasa, meskipun sempat membuat jantung berdebar.

“Setelah gempa itu kami tetap beraktivitas biasa, cuma masih panik karena kekuatan gempa yang sangat besar dan tiba-tiba,” ujarnya.

Hingga Rabu pagi terpantau aktivitas masyarakat di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo berjalan seperti biasa khususnya masyarakat yang ada di Kecamatan Paguat.

“Hingga kini ya kita tetap beraktivitas sebagaimana mestinya,” tandasnya.

Sebelumnya, gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 6.0 yang berpusat di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo menyebabkan sejumlah fasilitas sekolah rusak dan seorang warga alami luka.

Dilansir dari laman resmi Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) gempa bumi itu terjadi 19 Kilometer barat daya pada 3 Mei Tahun 2025 sekitar pukul 19.52 WITA.

Dilaporkan sekolah yang rusak itu berupa jatuhnya plafon Ruang Kelas Baru (RKB) SMA 1 Randangan, dan satu kamar rumah warga yang mengalami kerusakan yaitu milik Muhammad Muhsin yang berada di Desa Dudewulo, Kecamatan Popayato.

Tak hanya itu, bahkan ada salah satu warga yang berada di Kecamatan Popayato saat terjadinya gempa dan dalam keadaan panik lari hingga dirinya alami luka ringan.

Kepala BPBD Kabupaten Pohuwato, Abdul Muthalib Dunggio mengaku, saat ini data yang masuk sementara berupa plafon sekolah dan satu kamar rumah warga yang alami kerusakan, dan ada satu informasi bahwa ada salah satu warga yang alami luka ringan. Namun saat ini masih dicari informasi nama warga yang alami luka ringan tersebut.

BPBD menghimbau agar masyarakat tetap waspada khususnya yang ada di Kabupaten Pohuwato. Dirinya juga menghimbau agar masyarakat harus bijak menyebarluaskan informasi di media sosial dan jangan termakan informasi hoax di media sosial.

“Saya menghimbau agar masyarakat tetap waspada. Dan juga jangan mudah percaya dengan informasi menyesatkan yang ada di media sosial, di cek kebenaran informasi tersebut sebelum disebarluaskan,” jelasnya.

Reporter: Hendrik Gani