Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINENASIONAL

Pabrik Sabu dalam Apartemen, Pelaku Terancam Hukuman Mati

71
×

Pabrik Sabu dalam Apartemen, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Sebarkan artikel ini
Sabu Apartemen
Polisi menunjukan Narkoba jenis sabu cair yang di produksi dalam Apartemen. Foto/Polri

Batam – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Riau (Kepri), melalui membongkar pabrik sabu cair di Apartemen Queen Victoria Batam, Senin (27/5/2024). Dalam penindakan ini, tiga orang tersangka diamankan beserta 62 botol sabu cair.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah mengatakan, pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang dilanjutkan dengan penyelidikan tim lapangan selama 2 bulan. Petugas meringkus AR, IT dan PR, yang berada di dalam kamar nomor 18-C2.

“Ini merupakan lokasi pengolahan sabu cair menjadi berbentuk kristal bening atau laboratorium mini yang memanfaatkan ruangan dalam apartemen. Dari hasil penindakan ini, petugas menciduk sepasang suami istri dan seorang pria,” ujarnya.

Dalam keterangannya ia menjelaskan bahwa pengungkapan ini merupakan keberhasilan dari Subdit III Ditresnarkoba Polda Kepri, dengan komitmen dalam memberantas peredaran narkoba di Kepulauan Riau yang masuk dari luar negeri atau diracik di Batam

“Ketiga tersangka yang kita amankan masih menjalani proses pemeriksaan intensif. Para tersangka juga positif mengonsumsi methapethamin. Petugas masih mengumpulkan barang bukti sabu dan mengejar tersangka lain yang terlibat dalam jaringan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ditresnarkoba Polda Kepri, Kombes. Pol. Dony Alexander, S.I.K., M.H., menjelaskan, dari tiga tersangka yang diamankan petugas menyita sedikitnya 62 botol berisi 33,5 liter sabu cair. Saat penangkapan, tersangka AR sedang meracik sabu cair menjadi kristal di lantai 18 apartemen tersebut.