Untuk Indonesia

Oknum Polisi Perekam Video Asusila Resmi Ditahan di Rutan Polres Boalemo

Dulohupa.id- Oknum polisi yang merekam adegan pelecehan terhadap wanita yang viral beberapa waktu lalu, telah ditetapkan sebagai tersangka. Anggota polisi berpangkat Brigadir tersebut saat ini telah resmi di tahan di rumah tahanan (rutan) Polres Boalemo.

Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Wahyu Tri Cahyono mengungkapkan, bahwa oknum polisi berinisial RM tersebut ditahan karena perbuatannya merekam dan menyebarkan video tersebut. RM pun kata Wahyu diancam dengan pasal berlapis, yakni UU Pornografi nomor 44 th 2008 dgn sanksi pidana penjara paling singkat enam bulan dan paling lama 12 Tahun dan UU ITE dgn sanksi pidana penjara paling lama enam tahun.

“Kesempatan ini saya akan menyampaikan klarifikasi atas beredarnya video perbuatan asusila di media sosial, bahwa dalam video tersebut pelaku perbuatan asusila bukanlah anggota Polri melainkan sekelompok pemuda yang sedang dalam pengaruh minuman keras, yang pada saat melakukan aksi tidak pantas di dalam mobil tersebut. (Namun) direkam oleh oknum anggota Polri yang berstatus disersi (mangkir dari dinas) selama lebih dari satu bulan. Atas perbuatan tersebut saat ini oknum Polisi Brigpol RM sudah ditetapkan sebagai tersangka dan mulai hari ini sudah dilakukan penahanan,” terang Wahyu, Senin (25/1).

Baca Juga:  Empat Hari Hilang, Nelayan Pohuwato ini Ditemukan di Perairan Boalemo

Wahyu pun mengungkapkan, bahwa RM merekam adegan tersebut pada awal Desember 2020 kemarin. Saat itu, ia bersama para pemuda usai melakukan pesta miras di salah satu cafe di Kabupaten Gorontalo.

Selain dikenakan pasal berlapis, RM juga kata Wahyu terancam hukuman Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH).

“Yang bersangkutan mangkir dari dinas lebih dari 30 hari secara berturut-turut saja itu sesuai ketentuan PP Nomor 1 Tahun 2003 sanksinya adalah PTDH, apalagi ditambah dengan perbuatan tindak pidana, kepada yang bersangkutan berlaku peradilan pidana umum dan juga sanksi internal kode etik profesi Polri,” tegas Wahyu.

Reporter: jebeng

Comments are closed.