Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Nelson Tandatangani Kerjasama dengan BPJS Cabang Gorontalo

Dulohupa.id – Pemerintah Kabupaten Gorontalo bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Cabang Gorontalo. Kerjasama antara dua lembaga ini resmi setelah Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo menandatangani Adendum kerjasama dengan BPJS Cabang Gorontalo, kamis (25/6) di Rumah Marly Resto. Nelson mengungkapkan penandatanganan adendum ini dilakukan karena memang ada perubahan data dan pelayanan jumlah yang terjadi. Dengan perubahan ini harapannya pelayanan pada masyarakat benar-benar dapat terlayani dengan baik.

“Hari ini kita adendum dengan BPJS. Kenapa kita lakukan ini karena memang ada perubahan data termasuk juga pelayanan jumlah dan alhamdulilah kita dari Provinsi dapat 13 ribu ditambah lagi dengan adanya perubahan subsidi dari pusat, sehingga jumlah bertambah 8ribu,”ungkapnya

Lebih lanjut Nelson mengatakan, pihaknya juga akan melakukan evaluasi berbagai hal terkait dengan BPJS yang meliputi data, administrasi, sistem pelayanan dan mengenai anggaran. Hal tersebut merupakan kewajiban dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang harus dipenuhi, serta mengidentifikasi apa saja yang perlu diperbaiki.

“Masih banyak yang belum ikut, termasuk aparat desa, tenaga honor, tenaga kontrak dan termasuk masyarakat secara keseluruhan,” Ujarnya

Sementara itu, Kepala BPJS Cabang Gorontalo, Muhamad Yuzrizal mengungkapkan, Pada Perpres 64 tahun 2020 berdampak langsung pada  jumlah peserta yang sudah dianggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo, mengingat Kabgor sendiri akan ada penambahan peserta sebanyak delapan ribu orang.

“Emang dengan adanya Perpres 64 tahun 2020 ini juga berdampak pada jumlah peserta yang sudah dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo karena memang ada perubahan dari sisi iuran, maka tentu akan berpengaruh pada jumlah peserta. Nah untuk Kabupaten Gorontalo ada potensi penambahan sebesar 8ribu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Yusrizal mengatakan, jaminan kesehatan saat ini sangat dibutuhkan, utamanya bagi mereka yang belum terkafer, mengingat saat ini masih masa pandemi covid-19 yang belum juga usai.

“Memang apa yang disampaikan oleh Bapak Bupati tadi, terkait dengan sisi pelayanan, kemudian dari penduduk yang belum terkafer ini, sangat diperlukan adanya jaminan kesehatan apalagi ditengah pandemi saat ini,” Pungkasnya. (*/Dade)