Scroll Untuk Lanjut Membaca
AdvertorialPEMKAB GORONTALO

Nelson Pomalingo Tegaskan Ini Sebelum Membuka Pembelajaran di Sekolah

×

Nelson Pomalingo Tegaskan Ini Sebelum Membuka Pembelajaran di Sekolah

Sebarkan artikel ini
Siswa belajar di sekolah/FOTO: Wawan Akuba

Dulohupa.id-Sebelum proses belajar tatap muka di sekolah diberlakukan, Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo menegaskan untuk para pihak memperketat protokol kesehatan (protkes) di tiap sekolah yang ada di kabupaten tersebut. Hal itu ia ungkapkan usai mengunjungi tiga sekolah yang ada di Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo, Senin (19/4) sore. 

Nelson mengatakan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berencana melaksanakan proses belajar tatap muka di sekolah pada bulan Mei 2021 mendatang. Makanya, ia berkunjung ke sekolah-sekolah, untuk melakukan pengecekan kesiapan penerapan protkes. 

“Hari ini saya melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Tolangohula, guna memastikan sekolah yang ada di kecamatan ini, apakah sudah pantas untuk dibuka atau tidak. Tapi saya melihat alhamdulilah sudah bisa dibuka, tetapi protokol kesehatan harus lebih diperketat,” ujar Nelson.

Lebih lanjut kata Nelson, masa depan anak itu harus menjadi perhatian utama. Pembukaan sekolah ini juga kata Nelson sudah menjadi persetujuan antara orang tua dan guru -guru. Sehingga anak -anak menjadi cerdas, sehat dan berprestasi untuk masa depannya. 

“Sekarang kalau kita biarkan mereka belajar di rumah, maka kemungkinan tidak akan maksimal dan akan banyak akan putus sekolah. Sehingga melalui kebijakan ini bulan mei nanti semua sekolah kita buka dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan pastinya sekolahnya juga harus bersih,” tandasnya. 

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, Zubair Pomalingo mengatakan, apa yang sudah jadi rapat evaluasi pada Mei 2021 mendatang nanti, terutama sekolah-sekolah harus memenuhi standar protokol kesehatan, dan juga utamanya bersih. Sehingga siswa-siswi bisa melangsungkan pembelajaran dengan maksimal. 

“Sekolah di Kabupaten Gorontalo sudah siap untuk melaksanakan belajar tatap muka, tapi sesuai data yang ada dari kurang lebih enam puluh ribuan lebih siswa di Kabupaten Gorontalo, sekitar 12% orang tua siswa yang belum setuju untuk belajar tatap muka. Tapi tentunya pihak kami akan tetap melangsungkan proses belajar daring bagi orang tua yang tidak setuju untuk anaknya belajar tatap muka langsung di sekolah,” tutup Zubair.

Reporter: Fandiyanto Pou