Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

Nasir Giasi Minta Bupati Beri Sanksi ASN yang Menolak Vaksinasi

×

Nasir Giasi Minta Bupati Beri Sanksi ASN yang Menolak Vaksinasi

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato Nasir Giasi saat ditemui usai mencanangkan Vaksin Covid-19, di sekretariat Partai Golkar/Hendrik Gani
Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato Nasir Giasi saat ditemui usai mencanangkan Vaksin Covid-19, di sekretariat Partai Golkar/Hendrik Gani

Dulohupa.id- Nasir Giasi, Ketua DPRD Pohuwato menegaskan jika pihaknya mendukung kebijakan pemerintah setempat dalam menjadikan kartu vaksinasi sebagai syarat pengurusan administrasi.

Ia mengaku, dukungan itu diberikan agar seluruh masyarakat mau melakukan vaksinasi. Lagian menurut dia, sia-sia ribuan warga Pohuwato melakukan vaksinasi, jika ada satu orang saja yang memenuhi vaksinasi, tapi menolak divaksin. 

“Kami justru mendukung, karena memang sia-sia ribuan orang yang di vaksin kemudian ada satu dua orang yang tidak mau di vaksin,” ungkap Nasir Giasi, Selasa (24/8/201).

Tak hanya itu Nasir Giasi justru menyoroti Aparatur Sipil Negara (ASN) yang belum juga divaksinasi. Ia pun mengingatkan kepada para aparatur sipil tersebut, untuk tidak hanya membuat peraturan saja, tetapi harus melakukannya.

“Bahkan saya mencanangkan ke pak bupati, khususnya di kalangan ASN dulu,” ujarnya.

Sambung Nasir Giasi, dirinya mengaku bahkan meminta bupati setempat, untuk mengeluarkan kebijakan sanksi terhadap ASN yang tidak mau divaksin Covid-19. 

“Kalo ASN-nya guru-gurunya, yang tidak ada penyakit bawaan kemudian tidak mau divaksin, maka kita sanksi. Kan ada TKD, mungkin di tahan dulu TKD nya setenga dan lain sebagainya, Karena apa. ASN, para guru, kepala desa, ini aparat, bagaimana aparat memberikan contoh dulu kepada masyarakat untuk mau divaksin. Kita menghimbau masyarakat kemudian kita yang tidak mau ” tutupnya.

Reporter: Hendrik Gani