Scroll Untuk Lanjut Membaca
NASIONAL

Meskipun Sudah Zona Hijau, Pendidikan di Pohuwato Masih Berlakukan Kurikulum Darurat

×

Meskipun Sudah Zona Hijau, Pendidikan di Pohuwato Masih Berlakukan Kurikulum Darurat

Sebarkan artikel ini
Syaiful Bahri Hunta,Kepala Bidang SMP, saat diwawancarai di kantornya. Foto/Surdin.

Dulohupa.id- Per Kamis, (11/11/2021), Kabupaten Pohuwato nol kasus Covid-19. Artinya, kabupaten berjulukan Bumi Panua itu kini kembali ke zona hijau. Meski begitu, Dinas Pendidikan Kabupaten Pohuwato hingga kini masih tetap berlakukan kurikulum darurat.

“Pembelajaran tatap muka saat ini kita tetap masih mengacu kepada surat edaran yang dikeluarkan bupati sebelumnya,” kata Kepala Bidang SMP, Syaiful Bahri Hunta di ruangannya, Senin (8/11/2021).

Menurut Syaiful, pemberlakuan kurikulum masih dipakai karena mengingat penyebaran virus covid-19 masih terus berlangsung, meski kabupaten Pohuwato saat ini nol kasus covid-19. Metode pembelajaran yang membagi waktu siswa secara bergantian adalah solusi terbaik saat ini dalam menjalankan program belajar mengajar di kelas selama pandemi.

“Tentang pembelajaran tatap muka, kurikulum-kurikulum darurat, kapasitas siswa belajar 50 persen, kita menggunakan shift tetap masih seperti yang lama, belum ada perubahan,” sambungnya.

Lanjut Syaiful, ke depannya, jika kondisi sudah mulai memungkinkan, maka pihaknya berencana akan mulai merancang sistem pembelajaran secara full time seperti sedia kala.

“Tapi intinya saat ini kita masih tetap pada pembelajaran tatap muka sama dengan surat edaran yang dikeluarkan sebelumnya, belum ada surat edaran (lainnya) sesudah itu,” jelasnya.

Syaiful juga mengimbau kepada para orang tua agar selalu mengingatkan penerapan protkes kepada anak-anak mereka saat berada di luar rumah, agar dapat memutus penyebaran covid-19 di kalangan anak-anak. 

“Menjaga lingkungan dengan penerapan protokol kesehatan menjadi sangat penting, karena dengan melakukan hal tersebut kita sudah berbuat untuk orang banyak agar tidak terjadi penyebaran covid-19 di lingkungan sekitar,” tambahnya.

Ia berharap, keadaan semakin membaik dan sistem pembelajaran mulai kembali seperti sebelumnya.

**

Reporter: Zulkifli Mangkau