Dulohupa.id- Sektor pertanian di Indonesia masih sangat kuat meski dalam keadaan pandemi Covid-19, termasuk di Provinsi Gorontalo itu sendiri. Sebab, terbukti pada Jum’at (31/12/2021) Provinsi Gorontalo mengexpor 273,5 Ton Komoditas Pertanian dengan nilai harga 4,8 miliar.
Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie menjelaskan 65 persen masyarakat di Provinsi Gorontalo adalah petani, dan itu membuat gorontalo kuat meski dalam keadaan pandemi Covid-19.
“Masyarakat saya di Provinsi Gorontalo kurang lebih 65 persen kehidupannya petani. Dan ternyata sangat kuat, di era pandemi sudah mau 2 tahun di sektor pertanian atau petani itu kurang terdampak pada covid ini. Justru yang terdampak covid yaitu pabrik tekstil dan lain-lain yang menyebabkan banyaknya pengangguran,” ungkap Rusli Habibie
Dengan melihat hal itu, Rusli Habibie mengajak masyarakat mari sama-sama membangkitkan kejayaan Indonesia melalui sektor pertanian.
“Mari kita kembalikan kejayaan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) melalui sektor pertanian,” ujar Rusli Habibie.
Rusli Habibie juga merasa bangga, mengingat Indonesia dijajah oleh Belanda dan Portugis selama 350 tahun hanya demi rempah-rempah.
“Belanda dan Portugis selama 350 tahun menjajah Indonesia hanya cari rempah-rempah, baik itu cengkeh, pala, kunyit, kelapa, kopi, kakao, dan semua itu tumbuh subur di Indonesia, kita patut berbangga dengan apa yang kita miliki saat ini,” tandasnya.











