Scroll Untuk Lanjut Membaca
LINGKUNGANPEMPROV GORONTALO

Menuju Gorontalo Rendah Emisi Lewat Aksi Penanaman Pohon

×

Menuju Gorontalo Rendah Emisi Lewat Aksi Penanaman Pohon

Sebarkan artikel ini
Aksi Penanaman Pohon
Foto bersama Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama jajaran di lokasi penanaman pohon di Kawasan jalan GORR. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Sebagai upaya mendukung penurunan emisi karbon untuk mengatasi perubahan iklim, aksi penanaman ratusan bibit pohon Glodokan Tiang dilakukan di kawasan jalan Gorontalo Outer Ring Ring Road (GORR), Kamis (30/10/2025).

Kegiatan ini dipimpin Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, serta dihadiri Direktur Penyaluran Dana BPDLH Damayanti Ratunanda, Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim Dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon Ary Sudijanto melalui daring.

Turut hadir di lokasi juga wakil Bupati Gorontalo Tonny Yunus, kepala Dinas LHK Provinsi Gorontalo Fayzal Lamakaraka, Direktur Eksekutif Wahana Mitra Mandiri Yoppy Setyantoro, unsur Kementerian Lingkungan hidup, unsur Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, unsur pengelolaan dana, unsur camat dan kepala desa. Turut hadir Sekretaris DLHK, Syahbuddin Buata bersama pejabat struktural dan fungsional DLHK, Polisi Kehutanan, serta masyarakat setempat.

Tanam Pohon
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat menanam pohon Glodokan tiang di pinggi jalan GORR. Foto/Dulohupa

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo, Fayzal lamakara menjelaskan, penanaman pohon ini merupakan rangkaian dari kegiatan Pokja Result Based Payment (RBP) Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation ( REDD) Green Climate Fund (GCF) Output 2 Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) dan Wahana Mitra Mandiri sebagai lembaga Perantara.

Provinsi Gorontalo memiliki Pokja tersendiri yang diketuai Kepala Bappeda, sementara Dinas LHK sebagai Sekretaris dengan merangkap sebagai ketua harian. Sebelumnya Pokja Provinsi Gorontalo telah melaunching RBP REDD GCF Output 2 dan membuat pelatihan penghitungan karbon terhadap staf UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), para pejabat dari Bappeda dan DLH provinsi maupun Kabupaten/Kota.

“Selanjutnya hari ini, kami melakukan penanaman pohon dengan mendukung implementasi program RBP, menambah tutupan hijau serta memperindah kawasan jalan GORR,” tutur Fayzal.

Tanam Pohon Glodokan
Penanaman pohon jenis Glodokan tiang di Kawasan Jalan GORR. foto/ DUlohupa

Dirinya menjelaskan, sebanyak 300 pohon jenis Glodokan Tiang ditanam sepanjang 3 kilometer di jalan GORR. Hal ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya penanaman dan perawatan pohon, serta membangun sinergi antara pemerintah, mitra pembangunan dan masyarakat. Penanaman pohon ini juga sebagai upaya menurunkan emisi karbon dalam memitigasi perubahan iklim.

“Sampai dengan saat ini kami sudah menanam kurang lebih seribu pohon Glodokan Tiang, sejak diinstruksikan pak Gubernur agar kita menjaga dan melestarikan agar Jalan GORR sebagai ikon Provinsi Gorontalo yang buat kita indah. Jadi sudah 15 kilometer, kami sudah lakukan penanaman pohon. Jarak tanam 10 meter, sementara 100 meter di kiri dan kanan juga begitu,” papar fayzal.

Fayzal berharap menjadi momen penting dan langkah nyata dalam mendukung target emisi Provinsi Gorontalo dan memperkuat kolaborasi lintas sektor menuju pembangunan rendah karobon yang berkelanjut. Penanaman pohon diharapkan dapat memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Penyerahan Bantuan
Penyerahan bantuan insentif untuk Desa Proklim. Foto/Dulohupa

Sementara Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menjelaskan, salah satu mencegah perubahan iklim yakni menanam pohon. Sekarang dunia berlomba-lomba agar tidak terkena perubahan iklim. Dunia saat ini berharap ke negara-negara tropis seperti Indonesia yang bisa menanam pohon.

“Sehingga lembaga dunia memberikan dana untuk terus menekan perubahan iklim dan menurunkan emisi karbon. Salah satunya mari kita menanam pohon,” pinta Gusnar.

Ia menyebut penanaman pohon bukan hanya dilakukan di kawasan jalan GORR tapi akan ditanam juga di berbagai tempat. Saat ini, penanaman pohon jenis Glodokan tiang akan difokuskan di sepanjang pinggiran jalan GORR sejauh 36 kilometer.

“Karena kenapa, supaya pas kita masuk jalan GORR maka enak dipandang dengan pohon-pohon hias. Memang belum bisa dirasakan sekarang, tapi ketika pohon ini tumbuh, anda bisa membayangkan bagaiamna jalan ini dihiasi pohon-pohon Glodokan tiang,” pungkas Gubernur Gusnar.

Sebagai informasi, pohon memainkan peran penting dalam mitigasi perubahan iklim dengan bertindak sebagai penyerap karbon. Mereka menyerap karbon dioksida (CO2), gas rumah kaca utama, dari atmosfer selama fotosintesis, proses di mana mereka mengubah CO2 dan sinar matahari menjadi oksigen dan glukosa. Glukosa ini kemudian digunakan untuk menumbuhkan dan menguatkan pohon, secara efektif menyimpan karbon dalam struktur pohon. Proses ini dikenal sebagai sekuensiasi karbon.

Reporter: Enda