Bone Bolango — Perjalanan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail menuju Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango, bukan sekadar agenda kunjungan kerja. Perjalanan dengan sepeda motor melewati kawasan pegunungan menjadi kesempatan bagi orang nomor satu di Provinsi Gorontalo itu untuk melihat dan merasakan langsung kondisi yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Pinogu.
Kondisi medan yang sulit dan perjalanan yang penuh tantangan membuat rencana kunjungan tersebut sempat menimbulkan rasa kaget dan ragu di kalangan sejumlah pihak.
Suharto Luawo, Staf Administrasi Pemerintah Provinsi Gorontalo, mengaku sempat terkejut ketika mengetahui rencana Gubernur menuju Pinogu.
“Awalnya saya kaget mendengar informasi itu, tapi alhamdulillah Pak Gub dan rombongan tiba dengan selamat kembali ke Kota Gorontalo,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Ruslin Maaruf. Ia bahkan mengaku harus memastikan informasi tersebut hingga tiga kali karena mengetahui kondisi perjalanan menuju Pinogu yang tidak mudah.
“Saya sampai tiga kali bertanya soal informasi Pak Gub akan berkunjung ke Pinogu, karena perjalanan menuju Pinogu sangat berbahaya. Karena niat baik saya hanya berdoa semoga perjalanan Pak Gub dan rombongan mendapat berkah dan bermanfaat untuk masyarakat Pinogu,” katanya.
Namun, perjalanan tersebut justru memberikan gambaran nyata mengenai tantangan yang selama ini disampaikan masyarakat Pinogu. Persoalan akses transportasi, kondisi sosial hingga aktivitas ekonomi masyarakat tidak lagi hanya menjadi laporan atau aspirasi yang disampaikan dari jauh.
Warga Kota Gorontalo, Fuad Baladraf, menilai kehadiran langsung seorang pemimpin di tengah masyarakat penting agar persoalan yang hendak ditangani pemerintah dapat dipahami secara lebih utuh.
“Selama ini orang-orang menyampaikan aspirasi soal kondisi Pinogu mulai dari akses jalan, kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di sana. Kehadiran Gubernur tepat dengan hadir di tengah masyarakat Pinogu,” ujarnya.
Menurut Fuad, perjalanan menuju Pinogu dengan sepeda motor membuat Gubernur dapat melihat secara langsung tantangan yang dihadapi masyarakat.
“Meski berbahaya, setiap jengkal persoalan Pinogu dapat dirasakan oleh Pak Gubernur sehingga kebijakan yang akan diambil Pak Gub untuk Pinogu sesuai harapan masyarakat di sana,” tambahnya.
Kunjungan tersebut juga mendapat perhatian di sejumlah kanal grup WhatsApp dan menjadi bahan diskusi di berbagai komunitas warung kopi. Perbincangan publik tidak hanya berkisar pada keberanian Gubernur menempuh perjalanan, tetapi juga pada makna kehadiran pemerintah secara langsung di wilayah yang selama ini dikenal memiliki akses sulit.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama rombongan Pemerintah Provinsi Gorontalo mengunjungi Kecamatan Pinogu pada 22-23 September 2026.
Dalam kunjungan itu, Gubernur menyerahkan bantuan pangan kepada 329 Kepala Keluarga (KK), meninjau pembangunan SMA 1 Pinogu, sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Kehadiran tersebut membuka ruang bagi pemerintah untuk memperoleh gambaran lapangan mengenai kebutuhan masyarakat Pinogu, yang selanjutnya dapat menjadi bahan dalam menentukan langkah dan kebijakan pembangunan di wilayah tersebut.











