Gorontalo – Kunjungan kerja Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail ke Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango, tidak hanya membutuhkan kesiapan di hari pelaksanaan, tetapi juga persiapan teknis dan administratif yang dilakukan jauh sebelumnya.
Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Gorontalo menjadi salah satu unsur yang mempersiapkan dukungan terhadap agenda pimpinan tersebut, mulai dari tahapan awal hingga pelaksanaan di lapangan.
Kunjungan Gubernur ke Pinogu dilaksanakan pada Selasa (22/9/2026), dengan perjalanan menuju wilayah tersebut menggunakan kendaraan roda dua atau ojek milik warga. Kondisi geografis Pinogu yang berada di kawasan dengan akses terbatas membuat persiapan kunjungan memerlukan pencermatan khusus terhadap medan, lokasi, transportasi, tempat tinggal, serta rangkaian agenda pimpinan.
Plt. Kepala Biro Umum Setda Provinsi Gorontalo, Amir H. Hadju, S.Sos., M.Si., mengatakan, persiapan kunjungan Gubernur ke Pinogu telah dilakukan sejak sekitar satu minggu sebelum pelaksanaan.
“Untuk mendukung kunjungan Gubernur ke Pinogu, saya dan tim melakukan persiapan sejak jauh hari. Tahap awal kami melakukan survei medan dan lokasi untuk mengetahui kondisi lapangan serta kebutuhan yang harus dipersiapkan. Setelah itu kami menyiapkan kebutuhan tempat tinggal, kendaraan, dan tentatif kunjungan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai dengan rencana,” ujar Amir.
Menurutnya, survei medan menjadi bagian penting dalam persiapan karena kondisi akses menuju Pinogu berbeda dengan wilayah lainnya. Berdasarkan informasi resmi Pemerintah Provinsi Gorontalo, perjalanan menuju Pinogu melalui jalur darat dengan kendaraan roda dua membutuhkan waktu sekitar empat hingga lima jam pada musim kering dan melewati jalan setapak di kawasan perbukitan dan hutan.
“Karena kondisi medan dan aksesnya cukup menantang, maka persiapan tidak bisa dilakukan secara mendadak. Kita harus mengetahui kondisi lokasi, menentukan kebutuhan transportasi, memastikan tempat tinggal, serta menyusun tentatif kegiatan secara detail. Semua ini kami lakukan agar agenda pimpinan dapat terlaksana dengan baik,” lanjutnya.

Amir menjelaskan, dukungan Biro Umum dalam agenda pimpinan mencakup aspek administrasi pimpinan, keprotokolan, fasilitasi perjalanan dan tempat tinggal, penyiapan kebutuhan kegiatan, serta koordinasi teknis dengan perangkat daerah dan pihak-pihak terkait.
Kesiapan tersebut menjadi semakin penting karena kunjungan Gubernur ke Pinogu memiliki sejumlah agenda, termasuk peninjauan pembangunan fasilitas SMA Negeri 1 Pinogu, penyerahan bantuan bagi masyarakat dan siswa, serta pelayanan kesehatan gratis. Gubernur juga disambut dengan adat Mopotilolo oleh Camat Pinogu bersama pemangku adat setempat.
Dari sisi keprotokolan, Biro Umum juga memastikan rangkaian penyambutan dan agenda pimpinan dapat difasilitasi sesuai dengan situasi dan kondisi di lapangan. Penyambutan adat Mopotilolo menjadi salah satu bagian penting dari rangkaian kunjungan Gubernur di Pinogu.
“Bagi kami, tugas Biro Umum bukan hanya menyiapkan kegiatan ketika sudah berada di lokasi. Yang lebih penting adalah memastikan sejak tahap perencanaan, survei, koordinasi, sampai pelaksanaan semuanya sudah dipersiapkan. Dengan begitu, ketika pimpinan berada di lapangan, kebutuhan pendukung sudah tersedia dan agenda dapat berjalan sesuai tentatif,” jelas Amir.
Ia menambahkan, pengalaman dalam mempersiapkan kunjungan ke wilayah dengan kondisi khusus seperti Pinogu menjadi bagian dari evaluasi untuk meningkatkan kualitas dukungan terhadap agenda pimpinan ke depan.
Kunjungan Gubernur ke Pinogu menjadi salah satu contoh bagaimana dukungan administrasi dan fasilitasi pimpinan harus dipersiapkan secara menyeluruh. Mulai dari survei medan, penyiapan tempat tinggal dan kendaraan, penyusunan tentatif, koordinasi lintas pihak hingga dukungan keprotokolan, seluruhnya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tugas Biro Umum dalam mendukung kelancaran agenda pimpinan Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Sumber: Akbar/BiroUmum











