Dulohupa.id- Seorang siswa SMA di Gorontalo, Faiza Amalia Putri Kusuma Wardani layak diapresiasi, karena penelitiannya tentang Hiu Paus di Botubarani, Bone Bolango, mampu lolos dalam Kompetisi Penelitian Siswa Indonesia (KoPSI).
KOPSI merupakan satu kompetisi yang dahulunya dikenal dengan OlImpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) yang dinaungi oleh Kemendikbud. Namun saat ini lembaga tersebut sudah berdiri sendiri dengan nama Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
Faiza sendiri merupakan kelas 12 di MAN Insan Cendekia Gorontalo. Judul penelitiannya adalah “Upaya Restorasi Habitat Guna Perluasan Feeding Area/Area Makan Hiu Paus Di Botubarani”.
Kepada dulohupa.id, Faiza mengaku penelitiannya itu diharapkan dapat berdampak pada terjaganya habitat Hiu Paus atau Biota Laut lainnya, yang nantinya akan berdampak pada wisatawan.
Meski begitu, siswa berusia 16 tahun itu mengaku belum mendapatkan anggaran dari pemerintah. Padahal kata dia, penelitian Hius Paus yang ia angkat sudah menjadi icon pemerintah daerah.
“Sampai sejauh ini belum ada bantuan anggaran yang saya dapat dari manapun, murni dari pribadi saya” ujar Faiza kepada Dulohupa.id, Senin (30/8/2021).
Kata dia, satu-satunya dukungan hanya dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo. “dalam hal ini pak Gusnar Lubis Ismail yang juga sebagai pengelola dari wisata Hiu Paus ini,” lanjutnya.
Gorontalo sendiri meloloskan 12 anak berprestasi dalam ajang KOPSI ini, dengan masing-masing mengangkat ciri khas dari daerah Gorontalo.











