Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

Cerita Bupati Pohuwato saat Terpapar Covid-19

×

Cerita Bupati Pohuwato saat Terpapar Covid-19

Sebarkan artikel ini
Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga, Bupati Pohuwato/Humas Pemkab Pohuwato.

Dulohupa.id- Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga, berbagi cerita mengenai dirinya yang berhasil sembuh dari ganasnya virus Corona penyebab covid-19. Pengalaman Bupati Saipul ini ia ceritakan di depan anak-anak SMPN 4 Marisa, saat ikut melaksanakan program vaksinasi anak-anak usia 12-17 tahun.

Saipul mengungkapkan, bahwa terpapar virus covid-19 adalah hal sangat tidak menyenangkan. Apalagi saat kondisi tubuh kita yang tidak fit. Hal itu kata dia karena virus tersebut berkembang di dalam tubuh. 

“Saya sudah dua kali itu terpapar dan itu sangat tidak menyenangkan buat saya,” ungkap Bupati Saipul saat menghadiri pencanangan vaksinasi anak usia 12-17 tahun di SMP 4 Marisa  belum lama ini.

Kata Saipul, dirinya sudah dua kali terkena virus corona, pertama pada tahapan pilkada kemarin tapi tidak bergejala atau yang disebut dengan orang tanpa gejala (OTG), dan pada bulan lalu setelah ia dilantik menjadi Bupati Pohuwato, ia akhirnya terpapar untuk kedua kalinya. 

“Tapi yang kedua ini saya rasakan benar, di mana rasa menggigil dan panas sangat luar biasa, bahkan penciuman pun sudah hilang. Sampai sekarang indra penciuman saya belum pulih akibat virus tersebut,” cerita Saipul.

Saipul tak henti-henti memberitahukan dan mengedukasi soal keberadaan virus covid-19 ke masyarakat, apalagi saat ini masih ada sebagian orang yang acuh dan mengabaikan keberadaannya. 

Kondisi itu diperparah dengan masih rendahnya pemahaman dan edukasi mengenai kegunaan vaksin di kalangan masyarakat yang berbahaya untuk masyarakat.

“Perlu disampaikan bahwa virus ini benar adanya karena saya sudah merasakannya. Padahal saya sendiri sudah dua kali di vaksin, sehingga benar katanya orang yang tervaksin tidak menjamin untuk tidak terkena virus lagi,” tuturnya.

Namun, kata Saipul, berkat vaksin lah ia terselamatkan dari keganasan virus covid-19.  Menurutnya, dengan adanya vaksinasi dapat membantu tubuh seseorang sembuh dengan cepat. Kekebalan tubuh pun cepat terbentuk.

“Paling tidak sudah ada kekebalan dalam tubuh kita, terutama wilayah paru-paru. Karena ketika virus sudah masuk ke paru-paru maka sulit untuk melakukan pernapasan dan harapan hidup sangat tipis. Di samping itu juga, vaksin membantu kita yang sementara terpapar tidak terlalu lama karena sudah ada kekebalan dalam tubuh kita melalui vaksin yang telah disuntikan,” terang Saipul saat meyakinkan manfaat vaksin bagi peserta yang hadir. 

Menurut orang nomor satu di Pohuwato tersebut, pemerintah menganjurkan masyarakat mengikuti vaksinasi, sebetulnya untuk membantu masyarakat dalam menghadapi ganasnya virus tersebut. 

“Vaksin ini penting untuk kesehatan kita dan harus ini dipahami dan dimengerti. Karena tidak mungkin tujuan pemerintah akan mencederai, akan mencelakakan atau mematikan masyarakat. Jangan terlalu percaya terhadap berita bohong yang ada di medsos. Ini dalam rangka melindungi masyarakat dan kita semua serta keluarga,” tegas Saipul.

Saipul juga mengimbau, meskipun masyarakat telah melakukan vaksinasi, namun tidak luput pada hal-hal penting lainnya seperti menjalankan protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dan menjaga pola hidup yang sehat.

“Vaksin itu ialah dapat membantu membentuk kekebalan tubuh, tapi bukan berarti tidak memakai masker ketika pergi ke mana-mana. Protokol kesehatan juga wajib dilaksanakan sebagai upaya saling menjaga dan memutus rantai penyebaran dari virus tersebut,” imbuhnya.

Reporter: Zulkifli Mangkau