Dulohupa.id – Warga Kelurahan Dulalowo Timur, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo dihebohkan dengan penemuan mayat seorang mahasiswi di sebuah kamar indekos. Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh suaminya dalam keadaan sudah tidak bernyawa, senin (13/1/20)
Rika Van Gobel, seorang mahasiswi Pascasarjana, jurusan Pendidikan Kewarganegaraan Negara, di Universitas Negeri Gorontalo, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di salah satu indekos di Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Dulalowo Timur, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo oleh suaminya.
Sebelumnya, suami korban yang bekerja di luar daerah mulai kawatir, karena sejak hari minggu (12/1/20) dirinya terus menghubungi istrinya melalui telepon, namun tidak pernah terhubung.
Karena begitu kawatir, pada hari senin siang, suaminyapun datang di Kota Gorontalo untuk menemui istrinya yang tinggal di sebuah kost di kompleks kampus UNG.
namun setelah tiba di kost yang ditempati istrinya, pintu kamar terkunci dari dalam, sehingga suaminya pun langsung mendobrak pintu kamar, dan menemukan istrinya terbaring sudah tidak bernyawa. Peristiwa inipun langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat oleh pemilik kost.
Hamid Panigoro, pemilik indekos mengatakan, dirinya mengetahui anak kostnya meninggal dari seorang pria yang mengaku suaminya. Mendaptkan informasi, pemilik indekos langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian setempat.
“ saya tau mahasiswi ini meninggal dari seorang laki-laki yang mengaku suaminya korban, sayapun langsung melaporkan kejadian itu di Polsek Kota Tengah.” Kata Hamid
Lebih lanjut Hamid mengatakan, dari pernyataan teman kostnya, pada hari sabtu korban bersama teman kostnya pergi di kampus karena ada hal yang akan dikerjakan. Namun pada hari minggu korban tidak pernah terlihat.
“ Kami tidak tau dia punya masalah atau tidak, namun hari sabtu saya pernah melihatnya berjalan dengan teman kostnya pergi ke kampus, namun sejak hari minggu saya tidak melihatnya” tambah Hamid

Pihak kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian dan membawa jenazah korban ke rumah sakit Aloesabu untuk keperluan pisum.
Menurut pernyataan Kapolres Goroantalo Kota, AKBP.Desmont Harjendro, dari hasil pemeriksaan, pihak kepolisian tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, korban meninggal diduga karena sakit yang dideritanya.
“Dari pihak keluarga sudah kita panggil. Di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Dari hasil visum, Polisi menduga kematian Ritha akibat sakit yang diderita. Hal itu sejalan dengan pengakuan suami korban, yang mengatakan Semasa hidup, korban memiliki riwat penyakit maag.” Jelas AKBP.Desmont Harjendro (Kibong)











