Dulohupa.id – Wali Kota Gorontalo Marten Taha menyuarakan perihal nasib tenaga honorer dihadapan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (Menpan-RB).
Selaku wakil ketua I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), Marten Taha memberikan usulan agar kiranya Menpan-RB segera mengeluarkan regulasi terkait pengangkatan calon aparatur sipil negara (ASN).
“Dalam hal memberi afirmasi kepada kita, itu harus didalam regulasi pak menteri dan pak deputi. Harus segera diterbitkan regulasinya,” ucap Walikota Marten Taha.
Marten berharap, pemerintah pusat dalam hal ini Kemenpan RB bisa mengeluarkan kebijakan bisa mempertimbangkan aturan penurunan passing grade. Sebab kata Marten, hal tersebut sangatah berpengaruh dalam persaingan antara tenaga honorer yang telah mengabdikan dirinya cukup lama dengan mereka yang baru saja menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.
“Walaupun ASN kita sudah bekerja 20 tahun, tidak bisa menyaingi anak-anak lulusan perguruan tinggi yang hebat-hebat. Sehingga perlu ada afirmasi kepada mereka,” terantg Marten Taha.
Selain meminta kepastian didalam aturan, Walikota Marten Taha juga berharap pemerintah bisa memberikan kepastian serta dukungan anggaran kepada pemerintah daerah melalui penambahan anggaran yang bersumber dari APBN.
“Yang ketiga, perlu kerjasama kita semua untuk memfasilitasi para honorer ini untuk mendorong ke peran pelaku ekonomi UMKM agar mereka bisa tertolong lagi” pungkas Marten Taha.
Reporter: Sumitro











