Scroll Untuk Lanjut Membaca
AdvertorialKOTA GORONTALOOLAHRAGAPEMKOT GORONTALO

Marten Taha Dorong Program CSR Perusahaan untuk Bidang Olahraga

165
×

Marten Taha Dorong Program CSR Perusahaan untuk Bidang Olahraga

Sebarkan artikel ini
Program Olahraga
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha. Dok: Diskominfo

Dulohupa.id – Sebagai langkah untuk meningkatkan dan mengembangkan Prestasi olahraga di Kota Gorontalo, Wali Kota Gorontalo, Marten Taha terus mendorong Program Coorporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan Swasta, BUMN dan BUMD untuk bidang olahraga.

Wali Kota Gorontalo mengungkapkan bahwa kendala dalam memajukan olahraga adalah selalu terbentur pada persoalan pendanaan. Dimana hampir semua permasalahan terletak pada sumber-sumber pendanaan untuk pengembangan potensi dan prestasi olahraga.

“Sumber dana saat ini lebih banyak bersumber dari pemerintah melalui APBD. Oleh karena itu, mulai sekarang harus mulai kita pikirkan bagaimana peran serta dari pihak perusahaan swasta, BUMN, BUMD hingga para pengusaha untuk bisa membantu atau membidangi salah satu cabang olahraga yang nantinya bisa mereka kembangkan,” Ungkap Walikota Gorontalo, Marten Taha, Minggu (11/06/2023).

Disisi lain, Marten Taha menyampaikan bahwa sumber lain yang bisa diperoleh untuk membiayai olahraga adalah melalui program CSR dari perusahaan. CSR dianggap sangat mampu membantu sehingga harus didorong agar pihak terkait bisa memberikan perhatian pada bidang olahraga.

“Tapi saya senantiasa bersyukur, ada beberapa cabang olahraga yang dengan inisiatifnya mampu melakukan langkah strategis untuk mencari jalan lain agar kegiatan-kegiatannya tidak vakum,” Ujar Marten Taha.

Disamping itu, Walikota Gorontalo itu juga mengungkapkan bahwa perkembangan olahraga di Kota Gorontalo tak hanya terkendala pada persoalan pendanaan, namun juga terkendala pada keterbatasan sumber daya manusia yang berkompeten. Sumber daya manusia yang dimaksud adalah pengurus cabang Olahraga, Koni, Insan Olahraga, juri dan lain lain. Semua sumber daya manusia tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak dapat pisahkan guna mencapai tujuan dan perkembangan prestasi olahraga.

“Terbatasnya sdm itu membuat kurangnya event yang bisa dilaksanakan di Kota Gorontalo. Padahal kalau ingin meningkatkan prestasi olahraga harus lebih banyak turnamen atau event untuk menguji hasil latihan yang dilaksanakan dan untuk melihat potensi dan prestasi mereka,”Tandas Marten.

Reporter: Kris