Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEKOTA GORONTALOPERISTIWA

Maling Dompet Beraksi saat Kebakaran di Gorontalo, Nyaris Diamuk Massa

×

Maling Dompet Beraksi saat Kebakaran di Gorontalo, Nyaris Diamuk Massa

Sebarkan artikel ini
Maling saat Kebakaran
Warga memadati lokasi kebakaran di jalan HB Jassin, Kota Gorontalo. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Seorang pria diduga maling tengah beraksi saat terjadinya kebakaran rumah makan dan toko gorden di jalan HB Jassin, Kota Gorontalo, Minggu (17/9/2023).

Pria tersebut diduga mencuri dompet di dalam bagasi motor yang terparkir di kantor TVRI saat pemiliknya hendak melihat kebakaran. Terduga pelaku pencurian kemudian sempat dikejar warga dan nyaris diamuk massa.

Korban bernama Adi menceritakan, awalnya ia memarkirkan sepeda motornya untuk melihat kebakaran di lokasi. Namun saat kembali dirinya menemukan dompet yang tersimpan di bagasi motor sudah raib.

“pas saya lagi lihat kebakaran tadi, terus mau balik ke parkiran, kebetulan motor parkir di depan TVRI, kan disitu sepi, ini diduga pelaku sedang berdiri dimotor saya, pake helm pake jaket. Seolah-olah dia mau naik motornya. karena saya curiga refleks buka bagasi, saya cek sudah tidak ada dompet” jelasnya.

Pencurian Kebakaran Gorontalo
Korban pencurian dompet saat berada di Polsek Dungingi. Foto: Enda/Dulohupa

Usai memastikan dompetnya sudah tidak ada lagi di bagasi motor, korban kemudian melihat gelagat seorang pria yang mencurigakan, dan mencoba mengejar terduga pelaku.

“Begitu torang putar mau menghampiri dia, dia lari dan kami kejar” terang Adi.

Akhirnya korban dengan dibantu warga sekitar berhasil mengamankan pria yang diduga pelaku, dan menyerahkannya ke pihak kepolisian Polsek Dungingi.

“Langsung dibawa ke Polsek. Namun sampai sekarang dia belum mau mengaku mencuri. Dia katanya orang Andalas” tambah Adi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait pria yang diamankan warga karena sementara diperiksa pihak kepolisian.

Akibat kejadian pencurian ini, korban mengalami kerugian ratusan ribu rupiah.

“Di dalam dompet itu ada uang sedikit, sekitar dua ratus ribu, ada ATM juga kartu identitas” pungkasnya.

Reporter: Mitro/Enda