Dulohupa.id- Senat Fakultas Teknik, Universitas Pohuwato (Unipo) mengeluh karena tak memiliki ruang laboratorium. Padahal, sebagai fakultas yang fokus pada kombinasi ilmu dan teknologi tersebut, tentu ruang laboratorium untuk praktik sangat dibutuhkan.
Resal Djambe, Ketua Senat Fakultas Teknik mengaku, bahwa dirinya dan mahasiswa lainnya memang sangat membutuhkan ruang laboratorium. Keluhan tersebut diungkapkan saat Milad keII Fakultas Teknik Unipo.

“Keluhan kami yaitu mengenai fasilitas yang kurang terutama untuk fakultas teknik sendiri, kurangnya laboratorium. Yang kurang itu lab dari jurusan teknik sipil dan PWK (perencanaan wilayah kota),” ujar Resal. Rabu (6/10).
Meski masih bisa meminjam laboratorium Fakultas Pertanian, namun menurut Resal hal itu belum cukup. Sebab, yang bisa melakukan penelitian di laboratorium pertanian hanyala mahasiswa fakultas sipil.
“Untuk jurusan sipil, sudah beberapa kali melakukan penelitian, dan sementara masih meminjam lab di fakultas pertanian, akan tetapi jurusan PWK sendiri musti membutuhkan laboratorium yang memiliki fasilitas yang memadai,” ungkapnya.
Apa yang dikeluhkan oleh Resal juga diakui oleh Wakil Rektor lV Unipo, Haris Hasan. Dalam kesempatan itu ia menjelaskan, bahwa memang ruang laboratorium masih menjadi persoalan di kampus tersebut.
Meski begitu, dirinya mengaku, ke depan akan lebih dimaksimalkan lagi, dan kebutuhan laboratorium tersebut ke depan tetap akan dibangun, karena itu suatu saat tetap akan dibutuhkan.
“Ini sudah kami bicarakan, dan kami ke depan akan memaksimalkan hal-hal yang masih kurang tersebut. Ini juga terkait pembangunan, maka ini harus direncanakan dengan baik, dan tidak lepas kerja sama antara pemerintah daerah dan pihak kampus itu sendiri,” ujar Haris Hasan.
Tak hanya itu, Haris Hasan juga mengaku, tak hanya laboratorium saja yang harus dibenahi, namun juga infrastruktur lainnya.
“Jika kampus sudah bisa mempersiapkan hal itu, alhamdulillah. Jika belum, kita juga harus bekerja sama dengan swasta, dan kita persiapkan dengan lembaga-lembaga lain. Dan sambil kita juga mempersiapkan dosen-dosen nya dan fasilitasnya,” imbuhnya.
Haris Hasan juga mengaku, kebutuhan ini tidak hanya dilihat dari satu hal saja, akan tetapi dilihat dari segala aspek, mengingat kampus Unipo masih kekurangan mahasiswa. Karena itu, kebutuhan fasilitas diprioritaskan pada yang paling membutuhkan.
“Digenjot juga mahasiswa nya, bagaimana mungkin kalau sedikit sekali mahasiswanya, lalu kemudian kita siapkan peralatan yang begitu banyak, sementara ada fakultas lain membutuhkan hal yang sama. Tetapi kita tidak melihat itu, yang kita lihat adalah ini dibutuhkan, dan itu sudah dijanjikan disiapkan oleh yayasan di semester berjalan, karena semakin hari kepercayaan publik terus bertambah,” tutupnya.











