Scroll Untuk Lanjut Membaca
GORONTALOPOHUWATO

Mahasiswa KKN UNG Sosialisasikan Budidaya Veltikultur dan Budikdamber

×

Mahasiswa KKN UNG Sosialisasikan Budidaya Veltikultur dan Budikdamber

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN
Pembagian bibit dan pakan ikan lele untuk dibagikan kepada masyarakat Sari Murni. Foto : Ist

Dulohupa.id- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Periode II di desa Sari Murni, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato berdayakan masyarakat melalui Sosialisasi Veltikultur dan Pelatihan Budidaya Ikan Dalam Ember (BUDIKDAMBER).

Sosialisasi ini dilaksanakan pada Rabu (9/8/2023), di Aula Balai Desa Sari Murni, dengan mengusung tema “Pemanfaatan Limbah Botol Sebagai Media Tanam (VELTIKULTUR) dan Pelatihan Budidaya Ikan Dalam Ember (BUDIKDAMBER).” Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah masyarakat desa Sari Murni, aparat desa, dan anggota Karang Taruna.

Budidaya veltikultur adalah sistem budidaya pertanian dengan media tanam yang dilakukan secara vertikal atau bertingkat, baik indoor ataupun outdoor. Veltikultur memanfaatkan limbah botol plastik sebagai media tanamnya.

Tujuan dari veltikultur adalah pemanfaatan lahan sempit di pekarangan rumah. Sehingga orang yang tak punya lahan atau tanah pun tetap bisa produktif di bidang pertanian.

“Keunggulan dari veltiktur ini ialah hasil panen yang berkualitas, tidak membutuhkan lahan yang luas, proses pemeliharaan lebih mudah, serta mendukung pertanian organik,” ungkap Dian Pakaya, mahasiswa UNG yang menjadi pemateri terkait budidaya Veltikultur.
Adapun Budikdamber Plus Akuaponik adalah membudidayakan ikan dan sayuran dalam satu ember yang merupakan sistem akuaponik (polikultur ikan dan sayuran). Tanaman yang berada di ember memanfaatkan nutrisi dari kotoran ikan yang jika dibiarkan akan menjadi racun untuk ikan tersebut.

Ikan yang digunakan dalam pembudidayaan ini adalah ikan lele. Hal ini dikarenakan ikan lele merupakan salah satu jenis ikan yang kaya akan protein, bagus untuk tumbuh kembang balita dan mudah didapatkan.

Dalam sosialisasi dan pelatihan tersebut juga dijelaskan cara pembuatan, cara perawatan, maupun panen, baik untuk Veltikultur maupun Budikdamber. Untuk Budikdamber, masyarakat yang turut hadir dibagikan sejumlah bibit ikan lele dan pakannya.

KKN
Penyerahan pakan dan bibit ikan lele pada salah satu masyarakat Sari Murni. Foto : Ist

Inenga Darma, salah satu aparat desa menyampaikan apresiasinya terkait sosialisasi yang dilaksanakan, terutama mengenai Budikdamber. Menurutnya, pelatihan Budikdamber merupakan ilmu yang luar biasa sehingga masyarakat desa Sari Murni bisa membudidayakan ikan lele di rumahnya masing-masing.

“Mudah-mudahan budidaya ikan lele ini bisa berkembang di desa sari murni, memang tadinya banyak yang memelihara ikan lele tapi untuk cara-caranya secara akurat itu mereka belum ketahui, makanya dengan adanya sosialisasi dan pelatihan tersebut setidaknya menambah ilmu pada masyarakat kami,” ujar Inenga Darma.

Untuk itu, mewakili pemerintah desa, dirinya mengungkapkan rasa terimakasih kepada mahasiswa KKN Kolaboratif Universitas Negeri Gorontalo atas kerja samanya karena telah mengadakan sosialisasi Veltikultur dan Budikdamber tersebut.

Reporter: Zia