Scroll Untuk Lanjut Membaca
Food & TravelWISATA

Lolos 4 Indikator ACES, Gorontalo Jadi Salah Satu Destinasi Wisata Halal Terbaik Nasional

×

Lolos 4 Indikator ACES, Gorontalo Jadi Salah Satu Destinasi Wisata Halal Terbaik Nasional

Sebarkan artikel ini
Destinasi Wisata
Suasana Wisata Pohon Cinta, Kabupaten Pohuwato. Foto Istimewa

Dulohupa.id – Provinsi Gorontalo berhasil masuk dalam 15 besar peserta Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2026 setelah memenuhi empat indikator utama ACES yang ditetapkan Kementerian Pariwisata.

Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) adalah indeks pengukuran resmi dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia yang dipakai untuk menilai tingkat kesiapan berbagai provinsi dalam mengembangkan destinasi pariwisata ramah muslim.

Empat indikator itu yakni Access, Communication, Environment, dan Service menjadi dasar penilaian destinasi wisata ramah muslim di Indonesia.

Sebelum ditetapkan sebagai peserta, Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo telah melakukan pengumpulan, sinkronisasi, dan validasi berbagai dokumen pendukung bersama OPD dan para pemangku kepentingan.

Proses tersebut menjadi syarat penting hingga Gorontalo dinyatakan lolos pada tahap validasi dan masuk dalam 15 besar peserta IMTI 2026.

Ini 4 Indikator ACES yang Dipenuhi Gorontalo

  1. Access: Akses udara, infrastruktur jalan, transportasi laut, serta transportasi publik
  2. Communication: Promosi destinasi, penyediaan informasi wisata ramah muslim, edukasi stakeholder, serta ketersediaan pemandu wisata
  3. Environment: Kebijakan pariwisata ramah muslim, organisasi pariwisata daerah, data kunjungan, utilitas dasar, aksesibilitas, dan pariwisata berkelanjutan
  4. Service: Ketersediaan restoran bersertifikat halal, hotel, fasilitas bandara, daya tarik wisata, hingga Tourist Information Center (TIC)

Keikutsertaan Gorontalo dalam IMTI 2026 juga memberi manfaat strategis. Kementerian Pariwisata akan mempromosikan destinasi melalui landing page Pariwisata Ramah Muslim Indonesia yang memuat informasi atraksi wisata, kalender event bernuansa tradisi Islam dan halal, paket wisata, tempat ibadah, hingga kawasan kuliner aman dan sehat (KHAS).

Selain itu, provinsi peserta juga menjadi prioritas dalam program percepatan sertifikasi halal UMKM desa wisata bersama BPJPH serta Program Bootcamp Desa Wisata Unggulan.

Capaian tersebut mendapat dukungan penuh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie yang mendorong sinergi lintas OPD dan stakeholder dalam memperkuat ekosistem pariwisata ramah muslim.

Kepala Disparekrafpora Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, mengatakan keberhasilan ini adalah hasil kerja sama seluruh pihak.

“Pencapaian ini merupakan hasil kerja sama seluruh OPD dan stakeholder terkait yang telah berkolaborasi menyiapkan data serta memperkuat ekosistem pariwisata ramah muslim di Gorontalo. IMTI bukan hanya tentang penilaian, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas layanan, memperluas promosi destinasi, dan membuka peluang memperoleh berbagai program pengembangan dari pemerintah pusat,” ujar Sultan.

Sultan menambahkan, sinergi lintas sektor akan terus diperkuat agar Gorontalo tidak hanya mempertahankan posisinya, tetapi juga meningkatkan daya saing sebagai destinasi wisata ramah muslim di tingkat nasional.

“Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, media, dan seluruh stakeholder pariwisata, kami optimistis Gorontalo dapat terus meningkatkan kualitas destinasi, memperkuat citra sebagai destinasi wisata ramah muslim, sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kunjungan wisatawan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” tutup Sultan.

Redaksi, Editor: Enda