Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINENASIONAL

Listrik Padam Lumpuhkan Ekonomi, Warga Desak PLN Beri Kompensasi

×

Listrik Padam Lumpuhkan Ekonomi, Warga Desak PLN Beri Kompensasi

Sebarkan artikel ini
Listrik Padam
Ilustrasi Pemadaman Listrik (istock)

Dulohupa.id – Warga yang merupakan pelanggan Perusahaan Listrik negara (PLN) mengeluhkan adanya pemadaman listrik di Sulawesi Utara dan Gorontalo sejak Rabu kemarin. Padamnya listrik dinilai melumpuhkan aktivitas warga terutama sedang menjalani usaha.

Keluhan itu disampaikan warga net melalui postingan di akun facebook mereka. Tak sedikit juga warga net menyerbu akun PLN Wilayah Sulut, Sulteng dan Gorontalo untuk mempertanyakan kapan listrik akan normal kembali.

Mereka juga mendesak PLN untuk memberikan kompensasi atas kejadian ini. Seperti disampaikan Harris s Moha dalam postingannya di Facebook yang menyampaikan bahwa:

“PLN Wajib memberikan Kompensasi terhadap seluruh Pelanggan listrik di wilayah SULUTGO. Akibat dari Pemadaman listrik menyeluruh ( BLACK OUT ) sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) ESDM No 27 Tahun 2017 tentang tingkat mutu pelayanan”.

PLN diminta jangan hanya cuman minta maaf tapi harus bertanggungjawab. Mereka menilai PLN semena-mena memberikan denda jika ada pelanggan yang telat bayar.

“Nice PLN, serta ta lewat bayar denda. Kong ngoni nda ada konpensasi di saat listrik padam” tulis akun lainnya, Raditya.

Permintaan masyarakat untuk mendapatkan kompensasi belum ada tanggapan dari pihak PLN.

Warga keluhkan listrik yang padam dan meminta konpensasi. (Facebook)
Padam Listrik
Warga net keluhkan listrik yang padam (Facebook)

Sementara PT PLN hingga saat ini masih terus bekerja dalam pemulihan sistem kelistrikan Sulawesi Utara dan Gorontalo. Upaya pemulihan dilakukan secara intensif dengan melibatkan ratusan personel teknis yang bekerja tanpa henti di lapangan.

Diketahui listrik padam karena adanya gangguan pada sistem transmisi saluran udara tegangan tinggi (SUTT) 150 kilovolt (kV) yang menghubungkan gardu induk (GI) lopana amurang dan GI teling gas insulated Switchgear (GIS). Gangguan tersebut mengakibatkan 31 gardu induk di SUlawesi Utara dan Gorontalo kehilangan tegangan, sehingga pasokan listrik ke seluruh wilayah terhenti.

“Seluruh langkah pemulihan dilaksanakan dengan memprioritaskan keselamatan dan mengikuti standar operasional yang ketat,” ujar PLN wilayah Sulutgo dan Sulteng dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/12/2024).

Hingga saat ini PLN sudah memulihkan 12 dari total 31 gardu induk yang terpasang. PLN akan terus melakukan pernormalan secara bertahap sehingga seluruh masyarakat bisa menikmati kembali aliran listrik.

“Permohonan maaf atas kondisi ini. PLN memohon dukungan doa dari stakeholder dan masyarakat agar secepat mungkin dapat melakukan pemulihan di sisa lokasi terdampak” tulis PLN.

Redaksi