Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Lima Terduga Pelaku Perampasan Motor Dibekuk Anggota Polres Gorontalo

Dulohupa.id – Lima terduga pelaku perampasan sepeda motor di Desa Sidomukti, Kecamatan Motilango, Kabupaten Gorontalo pada Senin (04/05) dibekuk oleh Tim Pandawa Polres Gorontalo yang di bantu oleh Team Sigaga Polsek Telaga sekitar pukul 19.51 Wita.

Kapolres Gorontalo, AKBP Ade Permana SIK melalui Kasat Reskrim AKP M. Kukuh Islami SIK kepada Dulohupa.id saat dikonfirmasi menjelaskan, Sebelumnya pihaknya telah mendapat laporan dari Polsek Mootilango, dimana telah terjadi perempasan motor merek Honda Revo Absolut warna hitam dengan No. Pol. DM 15 AL. Setelah mendapat informasi tersebut Kasat Reskrim memerintahkan Tim Pandawa, untuk melakukan penyelidikan terhadap kendaraan yang dirampas oleh OTK tersebut.

“Setelah beberapa saat melakukan penyeledikan, Tim Pandawa mendapat informasi bahwa ada transaksi jual beli motor sedang berlangsung, yang kemudian dicurigai, sepeda motor itu adalah kenderaan yang dirampas oleh OTK di Desa Sidomukti kecamatan Mootolango Kabgor dan Team langsung bergegas cepat ke tempat Transaksi tersebut,” terang AKP M. Kukuh Islami.

Begitu tiba dilokasi dikatakan oleh Kasat Reskrim tim Pandawa Buser Polres Gorontalo , setelah melihat transaksi dan memastikan barang bukti (Babuk) adalah hasil rampasan, Tim Pandawa langsung melakukan penangkapan kepada kedua orang yang melakukan transaksi jual beli yang menurut informasi berjumlah 5 orang.

Lanjut dikatakan M. Kukuh Islami dari hasil interogasi tim Pendawa dan team Sigaga Polsek Telaga, masih ada tiga orang lagi teman mereka yang kemudian langsung dilakukan pengembangan, yang kemudian berhasil ditangkap dirumah mereka masing-masing yang beralamat di Kelurahan Tulandenggi Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo.

Menurut Kasat Reskrim Ke -5 orang twrsebut telah mengakui melakukan perampasan Motor Honda Warna Hitam dengan No Pol DM 27, dengan cara yang di gunakan untuk melakukan perempasan kendraan yang sedang mengangsur di pembiayaan.

“Saat ini ke lima pelaku yang sudah ditetapkan menjadi tersangka sudah kita amankan beserta barang bukti berupa kendaraan. Mereka dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke 4e KUHP subs 362 KUHP jo pasal 56 KUHP ancaman hukuman 7th,” tegasnya. (DED)